Penjaskesrek

Blog ini Berisi Informasi Seputar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang Cocok untuk Semua Kalangan.

Sejarah Panahan Di Dunia Lengkap

Berbicara mengenai sejarah panahan, maka akan muncul sebuah pertanyaan dari mana asal panahan itu sendiri ? Jawabannya adalah sejarah panahan tidak dapat diketahui secara pasti, panah merupakan senjata paling tua yang digunakan oleh manusia sejak 50.000 tahun lalu, bahkan bisa jadi lebih tua dari itu. Ahli arkeologi memperkirakan dari lukisan di gua-gua yang sudah berumur 500.000 tahun. Menemukan lukisan dinding yang menggambarkan penggunaan panah oleh manusia untuk melindungi dirinya dari binatang liar, dan sebagai alat untuk mencari makan dengan cara berburur. Berdasarkan lukisan-lukisan tersebut, tergambarlah bahwa panah dulu dipergunakan juga untuk berperang.

Sejarah Panahan

Panah merupakan simbol dari kekuatan dan keuasaan. Hal ini memberikan status tertentu dan keberuntungan dalam lingkungannya. Dalam legenda Yunani, orang-orang Amazon mendemonstrasikan kemampuan kaum wanitanya memakai busur sebagai senjata dan lambang kemenangan di negeri tersebut, busur dihias dengan desain warna-warni melambangkan "Diana" sebagai pemburu ketamakan, dan cinta. Busur juga dikenal sebagai senjata suku primitif didunia timur. Senjata pereang tersebut seperti bandul, dan lembing sudah dianggap sebagai senjata yang sudah kuno

Menurut kitab suci Bible, orang-orang Israel dan Mesir dikenal sebagai pemanah-pemanah handal. Hal itu dapat dibuktikan dengan berbagai pertempuran yang bisa mengubah sejarah. Busur dikembangkan untuk digunakan sebagai kavaleri. Di Inggris, kebanyakan orang memakai busur panjang. Sedangkan di Prancis, orang-orang memakai busur silang (crass bow). Peperangan di Hasting, Crec, Angincourt, dan perang Roses, disini busur memainkan peranan penting. Orang Yunani dan Turki membuat busur dari campuran kayu, tulang dan lilitan kulit.

Begitupun di Indonesia panah juga menjadi senjata untuk berburu dan berperang. Di Irian, Dayak bahkan raja-raja jawa dalam ceritanya menggunakan panah untuk berburu.

Dalam cerita pewayangan dikenal pemanah-pemanah handal seperti Arjuna, Karna, Srikandi, Mustokomeni. Kesemuanya menunjukkan bahwa busur dan panah telah digunakan berabad abad silam, namun dari mana asal mulanya sampai sekarang belum diketahui secara pasti.

Berdasarkan berbagai fakta sejarah bahwa panahan pertaruhan merupakan bagian menarik untuk dicatat hingga tahun 1959, pemanah modern telah berhasil memecahkan rekor dengan busur kuno. Orang-orang Turki mempunyai keunggulan dalammelontarkan panahnya sejauh 800 yard dengan pantulan busur yang membentuk "C" ketika tidak dibentangkan. Setelah bubuk mesiu ditemukan, nilai busur sebagai senjata merosot tajam, tetapi panah tetap digunakan pada saat-saat tertentu seperti perang.

Selama 25 tahun terakhir, banyak orang mulai tertarik lagi dengan busur, setelah Pope berhasil membidik 17 ekor singa Afrika dengan menggunakan busur yang panjang. Bahkan sampai saat ini, para pemburu mecoba untuk membidik binatang-binatang dengan panah terutama pada masyarakat yang masih tetap bertahan didalam hutan pedalaman.

Karena perkembangan busur dan panah semakin populer maka banyak negara yang membuat undang-undang khusus tentang senjata ini, begitupun aturan penggunaannya.

Di Indonesia sendiri terbentuk persatuan panahan indonesia (PERPANI) pada tahun 1953 di Yogyakarta atas prakarsa Sri Paku Alam VIII dan bergabung dengan Organisasi panah International FITA (Federatin Internatinale de Tir L'Arc) pada tahun 1959 setelah kongres di Oslo. Dengan bergabungnya Indonesia maka panahan pun berkembangan dengan sangat pesat karena banyaknya bantuan peralatan panahan yang lebih canggih dari luar negeri. Puncaknya pada Olimpiade di Seoul Korea Selatan Indonesia berhasil meraih medali Perak, ini merupakan prestasi terbaik tim panahan Indonesia sampai saat ini.

Perkembangan Panahan Sebagai Olahraga  

Henry VIII, seorang pemanah inggris juga menyukai pertaruhan. Hal ini dibuktikan dengan mengembangkan olahraga panahan sebagai pertandingan atau kompetisi. Sehingga klub-klub panahan mulai berdiri di Inggris 350 tahun yang lalu, antara lain "Tozophilite Society, Richmond Archer, The Royal Edhinburg Archery, dan Fishbury Archer."

Panahan

Perlombaan panahan modern biasanya memakai sistem "tiga dan tiga" berdasarkan tradisi inggris, yaitu 3 anak panah dalam satu kali bidikan. Hal ini mulai diperkenalkan pada pertengahan tahun 1900. Klub panahan paling tua di Amerika Serikat adalah kelompok Philadelphia, yang berdiri 1828. Setahun kemudian diadakan turnamen/kejuaraan. National Archery Assosiation (NAA: Asosiasi Panahan Nasional) yang dibentuk tahun 1879. Disusul kemudian dengan National Archery Field Archery dan California tahun 1939.
Pertama kali adanya turnamen/kejuaraan, lapangan dibatasi untuk menunjukkan pada penduduk dalamkondisi yang tertutup. Dalam Olimpiade ke-XX di Munich, Jerman Barat yang diadakan pada musim panas 972 olahraga panahan termasuk olahraga yang memperoleh medali emas dan sudah berlangsung sejak tahun 1920. Apalagi setelah International Archery Federation (Federasi Panahan International) berdiri tahun 1930, olahraga panahan kejuaraan menjadi lebih mudah dikendalikan.
 
Pada waktu itu banyak hadiah dalam kejuaraan amatir yang melampaui batas penilaian dan diterima dari Komite Olympiade. Para pemanah potensial kebanyakan terdiri dari anak muda. Dalam olahraga ini banyak kemungkinan untuk mengembangkan ketangkasan memanah dalam waktu yang relatif singkat. Nation Collegiate Archery Coaches Assosiation, kerapkali mempertemukan berbagai klub dan menjadi sponsor dalam berbagai lomba panahan nasional, jumlah peserta telah bertambah dari 1,7 juta orang ditahun 1946, hingga menjadi lebih dari 8 juta orang ditahun 1970-an. Dengan demikian, panahan telah menjadi olahraga dunia modern yang sangat populer dikalangan masyarakat.

Sejarah Panahan Di Dunia Lengkap Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ikbal H

0 komentar:

Post a Comment