Penjaskesrek

Blog ini Berisi Informasi Seputar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang Cocok untuk Semua Kalangan.

Sejarah Sepak Bola Dunia dan Indonesia

Sejarah Sepak bola. Hampir dipastikan masyarakat dunia sangat mengenal olahraga sepak bola. Seandainya sebagian tidak menggemari atau dapat memainkannya, minimal mereka mengetahui tentang keberadaan olahraga ini. Tidak pelak lagi, sepakbola adalah olahraga paling populer di dunia. Semua kalangan baik tua maupun muda bahakan tanpa membedakan laki-laki dan perempuan sangat menggemari olahraga ini. 

sepakbola1

Istilah yang diberikan untuk sepakbola bervariasi. Untuk negara-negara yang menggunakan bahasa Inggris, mereka menyebut permainan ini sebagai football, sementara untuk beberapa wilayah disebut soccer. Negara-negara yang menggunakan bahasa latin menyebutnya dengan istilah futbol atau futebol. Dalam bahasa Jerman atau bahasa yang digunakan oleh bangsa-bangsa kawasan Skandinavia disebut denganfussball atau voetbal. dalam bahasa Belanda. Bagi orang Italia, permainan ini disebut dengan istilah calcio, demikian seterusnya.

Dari kesemuanya, pada dasarnya sepakbola adalah olahraga yang memainkan bola dengan menggunakan kaki. Tujuan utamanya dari permainan ini adalah untuk mencetak gol atau skor sebanyak-banyaknya yang tentunya harus dilakukan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan/ Untuk bisa membuat gol anda harus tangkas, sigap, cepat, dan baik dalam mengontrol bola.

Dalam sepakbola, tim berisikan masing-masing 11 orang. Mereka berusaha menguasai dan menendang bola ke wilayah dan gawang dari lawan. Jika usaha ini berhasil maka disebut sebagai telah mencetak gol dalam waktu dua kali 45 menit akan menjadi tim yang memenangkan pertandingan.

Para pemain dapat menggunakan kedua kaki, kepala, atau bagian tubuh lainnya kecuali kedua tangan dan lengan untuk memainkan atau mengontrol bola.

Hanya ada satu pemain dari kedua tim yang diperbolehkan memgang bola dan itu hanya dilakuikan di area terbatas sekitar gawang. Pemain ini disebut kiper atau penjaga gawang.
 
Dengan kombinasi antara bermain bertahan dan menyerang, permainan sepakbola ini mejadi sangat menarik dimainkan. Meskipun mungkin tim anda diatas angin, namun kalian tidak bisa bersantai dan setiap pemain dituntut untuk tetap waspada.

Bermain sepakbola harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Diperbolehkan bermain keras tetapi itu dilakukan dalam batas nilai-nilai sportifitas dan bersih.

Sejarah Sepakbola

Tidak ada yang bisa memastikan dari mana dan bangsa mana yang pertama kali memperkenalkan permainan ini. Pada setiap bangsa mempunyai argumentasi terhadap klaim atas olahraga ini. Sebagai contoh, bangsa Indian kuno dibenua Amerika yang sudah sejak lama telah mempunyai kebiasaan untuk memainkan satu permainan satu permainan yang melibatkan banyak orang dimana dalam permainan tersebut mereka menggunakan obyek berupa benda yang dibuat dari getah karet untuk disepak atau ditendang antara satu dengan yang lain.
Sepakbola

Demikian juga bangsa China dan Jepang kuno di Asia, dimana para biksu-biksunya sudah sudah sejak lama diketahui menggunakan media bola yang terbuat dari bahan karet sebagai salah satu pelengkap dalam melakukan ritual kepercayaanya.

Dan tentunya kita juga tahu bahwa permainan saling menendang dan mempermainkan bola ini juga telah dilakukan oleh beberapa suku bangsa yang ada di Indonesia sejak ratusan tahun yang lalu, seperti bisa kita lihat pada permainan sepak raga dari orang-orang Bugis-Makassar. Dan sudah pasti akan dijumpai banyak temuan-temuan baru jika dilakukan penyelidikan terkait hubungan antara suatu komunitas tertentu dengan permainan sepakbola di dunia.

Sementara itu kelahiran dan perkembangan sepakbola di Eropa pada awalnya adalah merupakan permainan jalanan. Satu informasi menyatakan bahwa cikal bakal dari permainan ini adalah berasal dari para serdadu Romawi yang mengisi waktu luang ketika tidak berperang. Para serdadu itu bermain untuk berebut dan saling menyepak tengkorak kepala yang biasanya adalah tengkorak musuh. Mereka saling berebut dan berkejaran sepanjang jalan untuk memainkan kegiatan ini.

Permainan ini dilanjutkan ketika kekuasaan Romawi tumbang dan Eropa memasuki abad pertengahan. Permainan ini tetap menjadi bagian daribudaya masyarakat. Dalam perkembangannya obyek yang dimainkan dan ditendang bukan lagi kepala manusia namun segala benda yang dapat difungsikan sebagai bola dan tidak merusak kaki. Benda-benda itu seperti kandung kemih babi, kulit binatang, kain robengan atau kaleng bekas. Gawangnya berupa tiang-tiang atau pintu dinding rumah, sementara lapngannya berupa lapangan rumput yang luas, jalanan, halaman biara bahkan rawa-rawa berlumpur. Permainan ini dimainkan dengan jumlah orang yang tidak terhitung.

Perkembangan selanjutnya, olaharaga ini menjadi kegiatan yang sangat mengganggu dan merusak ketertiban serta fasilitas umum karena pola permainannya yang dilakukan secara sembarangan. Bisa dipastikan, jika disenggelarakan permainan sepakbola makan berarti akan timbul kejadian susulan seperti kerusuhan, perkelahian atau pengrusakan. 

Karena perkembangannya yang semakin merugikan maka para penguasa di beberapa negara dan wilayah di Eropa mulai mengeluarkan larangan terhadap pelaksanaan permainan ini, salah satunya dilakukan oleh Ratu Victoria dari Inggris. Siapapun yang melanggar larangan ini akan mendapatkan sanksi hukuman dari penguasa.

Kenyataannya meskipun telah dilarang, masyarakat tetap tidak bisa meninggalkan sama sekali permainan yang terlanjur dianggap sebagai bagian dari kebudayaan itu. Dengan sembunyi-sembunyi permainan ini dilakukan lagi dengan satu hal yang diperhatikan dari pelaku sebisa mungkin menekankan diri agar tidak terjadi keributan, kegaduhan atau perkelahian.

Meski cukup memakan waktu, potensi-potensi keributan bisa dikurangi, sehingga masyarakat luas telah bisa menerima kembali permainan ini. akhirnya permainan ini kembali mejadi kegiatan yang dilakukan secara terang-terangan lagi meskipun aturan tentang pelarangannya belum dicabut. Dan pada fase selanjutnya permainan ini kembali dimainkan tanpa menghiraukan larangan tersebut karena para penguasa juga sudah tidak menghiraukan lagi larangan yang dulu pernah mereka buat.

Olahraga Terpopuler

Perkembangan selanjutnya menunjukkan sepakbola semakin menunjukkan sisi positifnya dalam membangun mental dan fisik masyarakat. Sepakbola juga menjadi ajang pembuktian jati diri serta media kompetisi yang sehat antar masyarakat.

Karena perkembangan ini, kemudian sering disenggelarakan pertandingan-pertandingan dengan mempertemukan dua tim untuk membuktikan pihak mana yang terbaik. Meski dengan ketentuan-ketentuan permainan masih terformat dalam bentuk yang sederhana.

Formasi atau bentuk ketentuan moderna dari permainan sepakbola dimulai pada abad ke-19 di Inggris. Ketika itu para kalangan muda terpelajar di sekolah-sekolah umum Universitas Cambridge, London memperkenalkan permainan sepakbola permainan sepakbola dengan menggunakan format dan peraturan sebagaimana permainan sepakbola yang kita kenal sekarang. Peraturan baru yang diperkenalkan itu sangat memungkinkan serta melindungi adanya kemungkinan cedera yang sebelumnya dianggap satu konsekuensi biasa. Selain itu dalam ketentuan juga memuat tentang aturan batasan jumlah pemain yang turun dalam satu pertandingan serta peraturan-peraturan lainnya. yang kemudian menjadi dasar dari permainan sepakbola modern.


Pada era pertengahan abad ke-19 juga. mulai memperkenalkan satu peraturan umum untuk pertandingan yang dibuat secara adil bagi tim-tim yang berasal dari tempat yang berbeda.

Tidak lama kemudian, dari surat-surat masyarakat yang dimuat dalam surat kabar The Times, menginginkan untuk segera diadakannya satu pertemuan untuk membahas perkembangan yang baik tersebut. Dan pertemuan itu terwujud dan disenggelaran di London tahun 1863. Kesepakatan-kesepakatan yang dimunculkan dari pertemuan bersejarah ini kemudian menjadi dasar bagi berdirinya Asosiasi Sepakbola Inggris atau Football Assosiation (FA).

Inti dari kesepakatan dalam pertemuan tahun 1863 itulah kemudian menjadi dasar dari peraturan dan ketentuan sepakbola modern sebagaimana yang telah kita lihat dewasa ini. Meski begitu sejak disepakatinya ketentuan itu masih dibutuhkan waktu kurang lebih 20 tahun untuk membuat peraturan lebih maju seperti sekarang ini.

Pada waktu itu pula Asosiasi Sepakbola Inggris atau Football Assosiation (FA) pada tahun 1875 mulai berdiri sebagai badan resmi yang menangani sepakbola di Inggris. Deangan begitu maka FA Inggris adalah badan sepakbola tertua didunia. Negara Inggris ini juga tercatat sebagai negara yang paling tua dalam hal penyelenggaraan kompetisi negara yang melibatkan klub-klub profesional dan amatir.

Sampai saat ini kita menganal kejuaraan FA Cup yang merupakan ajang kompetisi sepakbola yang telah berusia lebih dari seartus tahun. Demikian juga kompetisi liga yang melibatkan kliub-klub profesional juga telah mencatatkan diri sebagai kompetisi paling tua di dunia.

Meskipun prinsip-prinsip dasar dari permainan belum berubah. Semula, penguasaan bola dari pemain dengan gerakan menggiring dan menghindar merupakan hal utama dan sangat penting. Namun ketika mulai dirasakan kegunaan mengoper bola antar sesama pemain tim maka menjadi berkembang dan berlangsung lebih cepat. Hingga saat ini model permainan sepakbola dipengaruhi oleh dua gaya yakni gaya Eropa yang mengandalkan kerjasama serta hasil akhir dalam pertandingan dengan gaya Amerika Latin yang mengandalkan permainan indah serta pola penyerangan yang tinggi.

Memasuki abad ke-20 sepakbola telah menjadi olahraga paling digemari di dunia. Beberapa negara telah menyelenggarakan pertandingan setingkat turnamen yang melibatkan tim nasional negara-negara yang tergabung dalam satu kawasan Britania Raya yang diikuti oleh Inggris, Skotlandia, Irlandia dan Wales. Demikian halnya yang diselenggarakan di kawasan Eropa Tengah yang melibatkan tim negara Jerman, Austria dan Hongaria.

Dengan perkembangan yang semakin pesat itu maka mulai timbul ide untuk membentuk badan sepakbola dunia. Setelah dilakukancpertemuan dan perundingan dari beberapa negara maka badan sepakbola dunia berdiri pada tahun 1904. Badan itu bernama Federation International de Football Assosiation atau FIFA yang bermarkas di kota Zurich, Swiss.

Bersamaan dengan kurun waktu berdirinya FIFA, di beberapa negara seperti Inggris, Italia, Spanyol telah dilangsungkan kompetisi sepakbola domestik yang melibatkan klub-klub di negara-negara tersebut. Kompetisi itu dilaksanakan satu kali dalam satu tahun dengan format yang masih sederhana.

FIFA

Dari sejak berdiri hingga memasuki tahun  1920-an, FIFA masih menempatkan ajang Olimpiade sebagai media persaingan prestasi olaharaga tertinggi bagi negara-negara yang menjadi anggotanya. Artinya tim sepakbola yang berhasil merebut medali emas cabang sepakbola di Olimpiade dianggap sebagai tim terbaik di dunia.

Memasuki akhir tahun 1920-an muncul keinginan untuk menggelar kejuaraan dunia sepakbola yang diselenggarakan oleh FIFA sendiri. Cita-cita ini terwujud pada tahun 1930 dimana untuk pertama kalinya kejuaraan dunia sepakbola diselenggarakan di Uruguay. Negara kecil di Amerika Selatan ini juga yang kemudian menjadi juara di ajang kejuaraan dunia pertama tersebut. Kejuaraan ini diselenggarakan empat tahun sekali.

Sebagai catatan tambahan, untuk kejuaraan dunia tahun 1942 dan 1946 tidak bisa diselenggarakan karena perang dunia II. Hingga sampai sekarang ini telah terselenggara 18 kali kejuaraan dunia sepakbola yang populer disebut piala dunia dengan delapan negara yang pernah menjuarainya yakni Brazil (5 kali juara, pada tahun 1958, 1962, 1970, 1994 dan 2002), Italia (4 kali juara pada tahun 1934, 1938, 1982 dan 2006), Jerman (4 kali juara pada tahun 1954, 1974, 1990 dan 2014) Argentina (2 kali juara pada tahun 1978 dan 1986), Prancis (sekali juara pada tahun 1998) Inggris (sekali juara pada tahun 1966) dan Spanyol (sekali juara pada tahun 2010).

Selain FIFA, ada beberapa badan yang menangani sepakbola ditingkat benua atau kawasan. Untuk benua Eropa berdiri Union European Football Assosiation (UEFA), dikawasan Amerika berdiri Conmebol (Confederation Sudamericana de Futbol), kemudian di Asia berdiri Asian Football Confederation (AFC) dan juga Confederation Africaine de Football (CAF) untuk benua Afrika. Sementara badan yang didirikan untuk kawasan Amerika Utara dan Amerika Tengah serta negara-negara dikawasan Karibia adalah CONCACAF (Confederataion Of North, Central, American and Carribean Assosiation Football). Selanjutnya OFC (Oceania Football Confederation) yang merupakan badan sepakbola untuk kawasan Selandia Baru dan negara serta wilayah dikawasan Pasifik Timur.

Masing-masing badan sepakbola benua dan kawasan itu menyelenggarakan kejuaraan sepakbola untuk tim nasional negara anggota maupun kompetisi antar klub di wilayahnya masing-masing. Sebagai contoh seperti yang dilakukan UEFA yang sejak 1955 telah menyelenggarakan kompetisi tahunan antar klub Eropa yang sekarang ini dikenal dengan Liga Champion dan UEFA Cup. Kemudian pada tahun 1960 UEFA juga menyelenggarakan kejuaraan Eropa antar negara atau piala Eropa yang diselenggarakan empat tahun sekali.

Sementara untuk kawasan Amerika Latin sudah sejak dahulu diselenggarakan kejuaraan sepakbola antar negara yang dikenal dengan sebutan Copa America atau Piala Amerika pada setiap dua tahun sekali. Sementara ditingkat klub dilangsungkan kompetisi Copa Libertadores atau piala Libertadores. Hal yang sama juga dilakukan dikawasan Afrika, Asia, Concacaf serta Asia-Oceania.

Dari kompetisi-kompetisi baik dari tingkat dunia hingga kompetisi tingkat domestik itu kemudian lahir beberapa pemain dikenal dengan kehebatannya dalam mempergakan tekhnik bermain sepakbola. Para penggemar sepakbola tentu sangat mengenal nama-nama besar seperti Johan Cruyff, Pele, Franz Beckenbuer, Diego Maradona, atau Zinedine Zidane serta sederet nama-nama hebat lainnya.

Dari aksi-aksi menawan mereka dilapangan lah yang menjadikan sepakbola semakin bertambah penggemarnya, perkembangan zaman menunjukkan dengan kemampuan dan keterampilan memainkan sepakbola ini, seorang pemain sepakbola profesional telah mendapatkan penghargaan dengan bayaran uang yang sangat besar.

Sepakbola benar-benar menjadi olaharaga yang mendunia. Meskipun telah ada usaha-usaha dan tindakan bodoh untuk membuat sepakbola sebagai sumber masalah seperti munculnya kerusuhan dan keonaran di sekitar lapangan. Namun begitu olahraga ini tetap menjadi media utama untuk terwujudnya hubungan antar negara dan menjadi media untuk mengkampanyekan program-program kemanusian. Selain itu melalui pelatihan dan kompetisi yang diadakan, telah membuat tim-tim amatir bisa mengadakan wisata ke negara lain dan banyak dari para pemain muda melakukan kontak budaya pertama mereka yang berbeda melalui permainan sepakbola.

Sejarah Sepakbola di Indonesia

Demikian halnya yang berkembang di Indonesia, sepakbola merupakan olahraga yang paling digemari oleh sebagian besar masyarakatnya. Bisa dikatakan rakyat Indonesia dikenal sebagai penggemar sepakbola paling fanatik. Sudah lama di Indonesia menyelenggarakan berbagai kompetisi dari yang paling rendah hingga kompetisi tingkat nasional.

Sepakbola Indonesia

Di Indonesia badan yang menangani sepakbola adalah Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). PSSI ini berdiri pada 19 April 1930 di Jogjakarta. Pada awal berdirinya PSSI sendiri adalah singkatan dari Persatoean Sepakraga Seloroeh Indonesia. Kemudian dalam kongres PSSI di Solo tahun 1950, PSSI diubah menjadi persatuan sepakbola seluruh Indonesia dan Ir. Soeratin Sosrosoegondo tercatat sebagai ketua umum pertama.

Pada masa awal setelah berdirinya PSSI, yakni pada tahun 1936 juga berdiri satu badan yang mengurusi olahraga di Indonesia. Badan ini bernama NIVU (Nederlands Indische Voetbal Unie) yang merupakan badan olahraga sepakbola yang didukung oleh pemerintah kolonial Belanda. Seetelah masa pendudukan balatentara Jepang dan proklamasi kemerdekaan, oleh pemerintah Indonesia ditetapkan bahwa PSSI adalah badan resmi olaharaga sepakbola di tanah air pada tahun 1949. Selanjutnya PSSI tercatat sebagai anggota FIFA pada tanggal 1 November 1952 dan menjadi anggota Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) pada tahun yang sama.

Sebagai wadah tertinggi sepakbola Indonesia, PSSI telah menyelenggarakan berbagai kejuaraan untuk semua tingkatan umur. Kejuaraan tingkat nasional pertama diselenggarakan pada tahun 1951. Kejuaraan tingkat nasional ini berlangsung tiap satu tahun. Format kejuaraan sepakbola nasional terbagi dalam dua kelompok yakni kejuaraan nasional antar klub amatir yang tergabung dalam Kompetisi Perserikatan dan kejuaraan antar klub semi-pofesional yang tergabung dalam wadah Liga Sepakbola Utama atau Galatama. Sementara di tingkat sekolah dasar dan perguruan tinggi, pernah diselenggarakan Galasiswa atau Liga Sepakbola Siswa dan Mahasiswa.

Selain itu PSSI juga menyelenggarakan kejuaraan piala liga yang diikuti klub-klub yang berasal dari dua kelompok tersebut. Sementara untuk kejuaraan nasional yunior, PSSI menyelenggarakan kejuaraan piala Soeratin (Soeratin Cup).

Memasuki tahun 1990-an, format kompetisi diubah oleh PSSI dengan kebijakan menghapuskan dua sistem kerjuaraan sebagaimana tersebut diatas. Selanjutnya PSSI membentuk Liga Nasional yang melibatkan seleuruh klub yang menjadi anggota PSSI. Dalam wadah kejuaraan yang baru tersebut, klub-klub dari perserikatanmaupun liga dilebur dalam satu wajah kompetisi yang dinamakan Liga Indonesia (Ligina). Dengan dibentuknya Liga Indonesia ini, seluruh klub yang bertanding pada kejuaraan ini harus merubah statusnya menjadi klub profesional. Selain menyelenggarakan Liga Indonesia, PSSI juga menyelenggarakan Piala Indonesia atau Copa Indonesia yang diikuti oleh semua klub yang menjadi anggota PSSI baik yang berstatus klub profesional maupun klub amatir.

Kemudian terkait dengan sejarah prestasi sepakbola Indonesia, ada beberapa hal yang patut dicatat. Pada tahun 1938 tim Indonesia dibawah bendera NIVU menjadi salah satu tim yang berlaga di Piala Dunia yang berlangsung di Prancis. Kemudian PSSI juga menjadi salah satu tim dari 16 negara yang berlaga pada even Olimpiade 1956 di Melbourne, Australia.

Di tingkat regional yakni di kawasan Asia Tenggara prestasi sepakbola nasional tercatat pernah merebut medali emas pada SEA Games 1978 di Jakarta dan SEA Games 1991 di Manila, Filipina.

Ada beberapa pemain tempo dulu yang tercatat dan diakui mempunyai bakat dan kemampuan bermain sepakbola dengan baik, diantaranya tercatat nama-nama seperti Ramang, Ronny Pattinasarani, Rony Paslah, Herry Kiswanto dan Bambang Nurdiansyah serta beberapa nama lainnya.

Ya itulah sejarah sepakbola yang kami paparkan pada kesempatan ini, dari pembahasan ini mudah-mudahan dapat memberikan tambahan pengetahuan tentang dasar-dasar sepakbola, juga diharapkan sanggup menggugah minat dan gairah para pemain muda tanah air untuk berlatih lebih keras lagi. Hal ini tentunya akan sangat berguna untuk mengangkat prestasi sepakbola Indonesia di pentas dunia.

Sejarah Sepak Bola Dunia dan Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ikbal H

1 komentar:

  1. Thanks for the informative and helpful post, obviously in your blog everything is good.. bola tangkas online

    ReplyDelete