Penjaskesrek

Blog ini Berisi Informasi Seputar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang Cocok untuk Semua Kalangan.

Pengertian dan Macam-macam Servis Bola Voli serta Cara Melakukannya

Pada mulanya servis hanya merupakan pukulan pembukaan untuk memulai suatu permainan sesuai dengan kemajuan permainan, teknik servis saat ini hanya sebagai permukaan permainan, tetapi jika ditinjau dari sudut taktik sudah merupakan sebuah serangan awal untuk mendapat nilai agar suatu regu berhasil meraih kemenangan. Karena kedudukannya begitu penting maka para pelatih selalu berusaha menciptakan bentuk teknik servis yang dapat menyukarkan lawan bahkan kalau bisa servis itu langsung membunuh lawan dan mendapat nilai.

Servis merupakan awal pukulan yang dilakukan untuk memulai sebuah permaninan, servis ini dilakukan kearah daerah lawan bertanding. Servis dilakukan oleh tim yang memperoleh poin, kalau servis yang dilakukan gagal maka servis selanjutnya akan diberikan kepada lawan.

Servis Bola Voli

Bertolak dari pentingnya kedudukan servis diciptakan bermacam-macam teknik dan variasi servis:

1. Servis Tangan Bawah (Underhand Serve)

Servis ini adalah servis yang sangat sederhana dan diajarkan terutama untuk pemula. Gerakannya lebih alamiah dan tenaga yang dibutuhkan tidak terlalu besar.

Cara melakukannya: 

a. Sikap Permulaan

Berdiri di daerah servis menghadap ke lapangan, bagi yang tidak kidal kaki kiri berada di depan dan bagi yang kidal sebaliknya. Bola dipegang pada tangan kiri, tangan kanan boleh menggenggam atau dengan telapak tangan terbuka, lutut agak ditekuk sedikit dan berat badan berada di tengah.

b. Gerakan Pelaksanaan

Bola dilambungkan di depan pundak kanan, setinggi 10 sampai 20 cm, pada saat yang bersamaan tangan kanan ditarik ke belakang, kemudian diayunkan ke arah depan atas dan mengenai bagian belakang bawah bola.
Lengan diluruskan dan telapak tangan atau genggaman tangan ditegangkan.

c. Gerakan Lanjutan (Follow Through)

Setelah memukul diikuti dengan memindahkan berat badan ke depan, dengan melangkahkan kaki kanan ke depan dan segera masuk ke lapangan untuk mengambil posisi dengan sikap siap normal, siap untuk menerima pengembalian atau serangan dari pihak lawan.\

2. Servis Mengapung (Floating Serve)

Yang dimaksud dengan servis mengapung adalah jenis service dimana jalannya bola dan hasil pukulan servis ini tidak mengandung putaran dengan kata lain bola berjalan mengapung atau mengambang.

Dari sekian banyak teknik servis, pada saat ini paling populer adalah "floating service" terutama yang dilakukan oleh overhead atau overhand. Kesukaran lawan dalam menerima servis float ini terletak pada sifat jalannya bola yang mengapung dan tidak berjalan dalam satu lintasan lurus, kecepatannya yang tidak teratur, bola sering melayang kekiri dan kekanan atau keatas dan kebawah, sehingga menimbulkan kesukaran untuk memperediksi arah datangnya bola secara tepat.

Servis mengapung ini terbagi menjadi 3, ulasannya sebagai berikut

a. Floating Overhead Serve

1. Sikap permulaan

Berdiri di daerah servis menghadap ke lapangan, bagi yang tidak kidal kaki kiri sebelah depan dan jika kidal posisi kaki sebaliknya, namun ada juga pemain berdiri dengan kedua kaki sejajar dengan menghadap ke net. Bola dipegang di tangan kiri setinggi kepala, tangan kanan menggenggam atau dapat juga dengan telapak tangan terbuka.

2. Gerak pelaksanaan

Bola dilambungkan di depan atas lebih tinggi dari kepala, tangan kanan segera memukul bola pada bagian tengah belakang dari bola dan gaya yang mengenai bola harus berjalan memotong garis tengah bola, untuk menghindar terjadinya putaran pada bola, pergelangan tangan harus difiksir atau dikakukan.

3. Gerak Lanjutan 

Gerak lanjutan lengan pemukul harus segaris dengan gaya yang dihasilkan atau didorongkan kedepan. Jika pukulan dilakukan dengan gerakan yang cepat (pukulan keras) dapat dilakukan tanpa follow through.

b. Overhand Change-Up Service (Slider Floating Overhand)

1. Sikap permulaan

Berdiri menyamping net, posisi kedua kaki sejajar, tangan kiri memegang bola di depan badan, tangan kanan yang akan memukul bola menggenggam. 

2. Gerak pelaksanaan

Langkahkan kai kiri ke samping, lambungkan bola di depan pundak kiri kemudian ayungkan lengan kanan dengan gerak melingkar ke arah bola samping memindahkan berat badan ke kiri, perkenaan tangan dengan bola berada di depan pundak kiri dan lengan dalam keadaan lurus.

3. Gerak Lanjutan

Setelah tangan mengenai bola, gerakan lengan dibawa lurus ke depan, sambil memindahkan berat badan ke depan dengans segera masuk ke lapangan untuk mengambil posisi siap menerima bola serangan dari lawan.

3. Overhand Round-House Service (Hook Service) 

Servis jenis ini disebut juga servis ceklis (Suharno, 1982:21)

1. Servis permulaan

Berdiri menyamping lapangan, jarak kedua kaki selebar pundak, kedua tangan memegang bola.

2. Gerak pelaksanaan

Lambungkan bola di atas pundak kanan (di atas lengan yang akan memukul bola).Liukkan badan ke arah kanan dan lutut ditekuk, kemudian ayunkan lengan kanan searah bola dengan gerakan melingkar secepat mungkin, telapak tangan dalam keadaan terbuka, pada waktu telapak tangan mengenai bola lengan dalam keadaan lurus dan gunakan lecutan pergelangan tangan pada waktu telapak tangan mengenai bola untuk menambah kecepatan putaran bola.

3. Gerak lanjutan

Setelah telapak tangan mengenai bola, lanjutkan gerakan lengan kanan melingkar kearah kiri dan pindahkan berat badan ke kaki kiri, kemudian segera diikuti dengan gerakan melangkahkan kaki kanan ke arah lapangan untuk segera mengambil posisi siap menerima pengembalian/serangan dari lawan.

4. Servis Dengan Melompat (Jumping Service)

Servis ini dilakukan dengan gerakan melompat seperti gerakan smash.

1. Sikap permulaan

Berdiri di daerah servis dekat garis belakang menghadap ke net, kedua tangan memegang bola.

2. Gerak pelaksanaan

Lambungkan bola setinggi lebih kurang 3 meter agak di depan badan, kemudian badan merendah dengan menekuk lutut untuk melakukan awalan melompat setinggi mungkin kemudian bola dipukul setinggi mungkin seperti gerakan smash. Lecutkan pergelangan tangan secepat-cepatnya sehingga menghasilkan pukulan top spin yang tinggi agar bola secepat mungkin turun ke derah lapangan lawan.

3. Gerak lanjutan

Setelah melakukan pukulan dengan meraih bola setinggi-tingginya pada saat melayang di udara, langsung mendarat di dalam lapangan dan segera mengambil posisi siap untuk menerima pengembalian atau serangan dari pihak lawan. Sebagai catatan, sewaktu melakukan awalan, tolakan kedua kaki harus berada dibelakang garis (tidak boleh menginjak garis belakang), tetapi pendaratan setelah setelah memukul, boleh menginjak garis atau mendarat jauh di dalam lapangan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Servis jenis ini memerlukan tenaga yang besar.

Pengertian dan Macam-macam Servis Bola Voli serta Cara Melakukannya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ikbal H

0 komentar:

Post a Comment