Penjaskesrek

Blog ini Berisi Informasi Seputar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang Cocok untuk Semua Kalangan.

Pengertian Kasti, Alat, Serta Teknik Bermain

Kasti atau gebokan merupakan sejenis olahraga bola kecil. Permainan yang dilakukan 2 kelompok ini menggunakan bola tenis sebagai alat untuk menembak lawan dan tumpukan batu untuk disusun. Siapapun yang berhasil menumpuk batu tersebut dengan cepat tanpa terkena pukulan bola adalah kelompok yang memenangkan permainan. Pada awal permainan, ditentukan dahulu kelompok mana yang akan menjadi penjaga awal dan kelompok yang dikejar, penentuan ini biasanya dilakukan dengan suit. Kelompok yang menjadi penjaga harus segera menangkap bola secepatnya secepatnya setelah tumpukan batu rubuh oleh kelompok yang dikejar. Apabila bola berhasil menyentuh lawan, maka kelompok yang anggotanya tersentuh bola menjadi penjaga tumpukan batu. Kerjasama antar kelompok sangat dibutuhkan seperti halnya olahraga soffball atau baseball.

Kasti

Versi lain permainan kasti yang banyak dimainkan anak-anak sekolah dasar adalah pemain dibagi menjadi dua regu, salah satu mendapat giliran jaga dan satu regu lagi mendapat giliran untuk memukul. Disediakan beberapa pos yang ditandai dengan tiang dimana pemain serang (yang mendapat giliran pukul) tak boleh di "gebok" atau dilempar dengan bola. Pemain serang bergiliran memukul bola yang diumpan oleh salah seorang pemain jaga. Pemain jaga berjaga di lapangan untuk mencoba menangkap pukulan pemain serang. Ketika bola terpukul, pemain serang berlari ke pos berikut atau "pulang" ke "rumah" yang dibatasi dengan sebuah garis. Kalau pemain yang sedang lari menuju pos atau pulang di "gebok" bola, dia dinyatakan mati dan kedua regu berganti, regu serang menjadi regu jaga dan sebaliknya. Pemain serang yang berhasil pulang mendapat satu angka. Regu yang mendapat angka terbanyak ketika pertandingan berakhir dinyatakan menang. Pemain ini memang menggunakan gerak dasar berlari, memukul bola dengan sebuah tongkat, menangkap dan melempar.

Alat-alat Permainan

1. Tiang Hinggap

Dalam permainan kasti terdapat 3 buah tiang hinggap, 1 tiang pertolongan dan 2 tiang bebas. Untuk memudahkan pandangan baiknya bila tiang-tiang tersebut di cat warna putih, dengan dikaitkan bendera  berwarna yang warna bendera batas, umpamanya berwarna biru atau hijau.

Bila tiang hinggap terbuat dari besi bagian atasnya harus dilengkungkan guna menghindari bahaya cedera.

2. Tiang Bendera Batas

Pada keempat sudut batas lapangan dan pertengahan garis samping dipancangkan tiang bendera batas, jadi terdapat 6 buah tiang bendera dengan tinggi sekurang-kurangnya 1,5 meter dari tanah, dicat berselang-seling putih-hitam dengan bendera berwarna terang dan mudah dilihat, seperti warna merah

3. Kayu Pemukul

Kayu pemukul terbuat dari kayu. Panjang 50 cm-60 cm. Penampangnya berbentuk bulat atau bulat telur, untuk yang bulat garis tengahnya 3,5 cm, dan yang berbentuk bulat telur lebarnya 5 cm dengan ketebalan 3,5 cm.

Panjang tempat pegangannya 15 cm-20 cm, bulat pegangan 3 cm, dan untuk pemula bidang untuk memukul panjangnya 30 cm-40 cm, lebarnya 10 cm. Panjang pegangan 15-20 cm. Untuk latihan hendaknya disediakan kayu pemukul sebanyak-banyaknya, setidak-tidaknya setiap 2 orang 1 kayu pemukul.

4. Bola Kasti

Bola kasti bagian luarnya terbuat dari karet atau kulit, di dalamnya diisi dengan wol, kapuk, sabuk atau ijuk. Keliling bola 19-21 cm, berat bola 70 gr-80 gr. Bola harus cukup elastis dan tidak boleh keras. Untuk anak-anak pemula dapat digunakan bola tenis. Di dalam pelajaran atau latihan sebaiknya disediakan bola sebanyak mungkin, paling tidak 2 orang anak dengan 1 bola.

5. Bendera untuk Pembantu Wasit

Ukuran bendera lebar x panjang: 20x30 cm. Warna mecolok dan mudah dilihat dan berlainan dengan warna bendera tiang hinggap dan bendera batas. Banyaknya 3 buah untuk 3 orang pembantu wasit.

6. Tali 

Tali untuk garis batas lapangan, ukuran sebesar jari dengan warna yang mudah dilihat (mencolok), panjangnya sekitar 240 m.

7. Pen Besi

Pen (paku) besi memiliki panjang kurang lebih 17 cm, banyaknya paling sedikit 20 buah, pen besi ini digunakan untuk membuat garis batas dengan tali. Untuk menancapkan pen ke dalam tanah diperlukan alat pe,ukul.

8. Nomor Dada

Nomor dada yang dibutuhkan sebanyak 30 buah, terbuat dari kain yang terdiri dari 2 macam warna. Masing-masing warna 15 buah, yaitu mulai dari nomor 1 sampai dengan 12 untuk pemain inti, sedang nomor 13, 14, 15 untuk pemain cadangan. Tiap nomor dibuat rangkap untuk dipasang atau digantungkan di dada dan dipunggung supaya dapat dilihat dari depan dan dari belakang. Warna dasar kain dengan warna angka dibuat sedemikian rupa supa agar supaya angkanya mudah dilihat dari jauh. Selama permainan masih berlangsung pemain-pemain diharuskan mengenakan nomor dadanya, tidak diperbolehkan mengikat nomor dada di kepala, di pinggang, dimasukkan ke dalam saku dan sebagainya hingga sukar dilihat.

9. Peluit Untuk Wasit

Peluit yang dipilih hendaknya yang mudah ditiup dan berbunyi nyaring sehingga mudah didengar dari jarak yang jauh.

10. Daftar Nilai

Untuk daftar nilai ini dapat digunakan:
  • Kertas dengan perlengkapan pensil atau spidol
  • Karton dengan perlengkapan kapur atau spidol
  • Papan tulis dengan perlengkapan kapur dan penghapus. Sebelum pertandingan hendaknya disediakan kertas daftar nama pemain masing-masing regu yang akan bertanding.

11. Perlengkapan Pemain

Perlengkapan perorangan dalam pelajaran atau latihan:
  • Baju untuk olahraga yang dibuat dari bahan yang mudah menyerap keringat dan tidak panas.
  • Celana olahraga
  • Baju dan celana olahraga harus sopan dan bersih
Perlengakapan untuk regu (tim)
Sebaiknya setiap tim sekolah atau perkumpulan kasti memiliki sedikitnya dua set kostum, yang satu set sebaiknya berwarna lain sebagai cadangan apabila di dalam suatu pertandingan kebetulan warna kostum lawannya sama. Tiap set terdiri dari 15 stel pakaian.

Teknik

Teknik dalam permainan kasti dibagi menjadi:

1. Teknik bagi regu penjaga lapangan

a. Melempar:
  • Untuk memberikan operan kepada teman.
  • Melempar bola kepada pemukul yang disebut teknik melambung bola (bola pelambung).
  • Melempar bola ke arah badan pelari.
b. Menangkap
  • Menangkap bola operan (passing) dari teman.
  • Menangkap bola dari hasil pukulan lawan (pemukul).
c. Lari:
  • Setelah seorang regu pemukul (pelari) kena lempar, regu lapangan secepatnya masuk ke dalam ruang bebas atau lari ke tiang pertolongan atau tiang bebas.
Jadi untuk belajar bermain kasti terdapat teknik:
  • Lari cepat dengan berbagai variasi.
  • Melempar bola.
  • Melambung bola.
  • Menangkap bola.
  • Memukul bola.

Pengertian Kasti, Alat, Serta Teknik Bermain Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ikbal H

0 komentar:

Post a Comment