Penjaskesrek

Blog ini Berisi Informasi Seputar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang Cocok untuk Semua Kalangan.

Teknik Renang Gaya Bebas

Renang adalah salah satu olahraga yang memiliki beberapa macam gaya dalam pelaksanaannya, salah satunya adalah gaya bebas. Gaya bebas ini bisa dikatakan sebagai salah satu gaya yang paling mudah dilakukan, namun untuk melakukan gaya ini dengan baik dan benar tentunya memerlukan beberapa teknik yang harus diperhatikan. 

Renang Gaya Bebas

Berikut ini adalah beberapa teknik renang gaya bebas, selamat membaca.

1. Posisi Badan 

Posisi badan pada saat melakukan renang gaya bebas adalah datar (sedatar mungkin dengan permukaan air) atau steam line, sehingga tahanan air dapat ditekan sekecil mungkin, kunci posisi badan yang baik terletak pada sikap kepala sewaktu berenang. Dengan kata lain, kepala merupakan kemudi yang menentukan posisi/arah badan. Bila kemudian kepala terangkat, maka bagian bawah tubuh akan turun kedalam air yaitu pinggang dan kaki perenang. Oleh sebab itu, kepala harus dijaga agar tidak terangkat, tetapi cukup dengan menoleh kesamping apabila akan mengambil nafas sewaktu berenang.

2. Gerakan Kaki (Kicking)

Gerakan kaki pada saat berenang gaya bebas mempunyai fungsi utama sebagai stabilisator dan sebagai alat untuk menjadikan kaki tetap tinggi dalam keadaan steam line, sehingga tahanan air menjadi lebih kecil. Adapun beberapa prinsip gerakan kaki pada saat melakukan renang gaya bebas adalah:
  1. Gerakan kaki dilakukan dengan naik turun pada bidang yang vertikal, kaki kanan dan kiri digerakkan secara bergantian untuk memberikan efek dorongan pada tubuh.
  2. Gerakan dimulai dari pangkal paha, dan pada gerakan menendang (kebawah) tertekuk pada lutut, untuk kemudian diluruskan pada akhir tendangan.
  3. Pada saat tendangan dilakukan, telapak kaki bergerak, dan kaki lurus. Pada akhir dari tendangan kaki dalam keadaan bengkok. Jadi, telapak kaki dari plantar fleksi ke darso fleksi.
  4. Gerakan kaki ke atas dilakukan dengan sikap yang lurus. Amplitudo gerakan (jarak maksimal antara satu kaki dengan kaki yang lain) kira-kira 25-40 cm.
  5. Kekuatan gerakan yaitu tendangan kebawah dilakukan dengan keras sedangkan pada waktu kaki keatas dilakukan dengan agak pelan (rileks). 

3. Gerakan Lengan

Pada lengan gaya bebas terdiri dari 2 gerakan yaitu:
  1. Gerakan recovery yaitu gerakan lengan selama diluar air, artinya memindahkan telapak tangan saat keluar dari air untuk dibawa kedepan kepala dan masuk kedalam air.
  2. Gerakan mendayung, terdiri atas gerakan tarikan (pull) dan gerakan dorong (push). Gerakan ini dimulai dari saat ujung jari tangan menyentuh air sampai lengan selesai melakukan dayungan dan keluar dari air. Tarikan lengan dimulai dari pelan ke arah cepat, sehingga tarikan menghasilkan dorongan yang maksimal dan efektif. Tarikan lengan merupakan tarikan garis "S" dibawah permukaan air.

4. Pernafasan (Breathing) 

Pernafasan pada renang gaya bebas sangat mempengaruhi posisi badan untuk steam line. Pada waktu mengambil nafas, harus ada irama antara lengan, tendangan kaki, dan gerakan badan.

Adapun beberapa teknik bagi perenang yang mengambil nafas ke arah kanan (menoleh ke kanan) sebagai berikut:
  1. Waktu berenang, permukaan air berada diantara diantara garis rambut dan kening dengan posisi yang enak untuk kepala. 
  2. Putar kepala (menoleh) ke arah lengan untuk mengambil nafas, pada saat lengan kanan melaksanakan dayungan (lengan kanan didalam air). 
  3. Pada saat dorongan lengan kanan, mulut berada di luar permukaan air, mengambil nafas melalui mulut, dengan dibuka lebar-lebar pada ketinggian permukaan yang ditimbulkan kepala karena melaju ke depan.
  4. Pada saat recovery lengan kanan, kepala menoleh ke arah bawah dan mata melihat arah kolam. Pengeluaran nafas dilakukan tepat sebelum kepala diputar untuk mengambil nafas kembali.
Semoga Bermanfaat

Teknik Renang Gaya Bebas Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ikbal H

0 komentar:

Post a Comment