Penjaskesrek

Blog ini Berisi Informasi Seputar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang Cocok untuk Semua Kalangan.

4+ Cara Memegang Raket Bulutangkis yang Benar

Bulutangkis merupakan salah satu dari olahraga  yang populer di Indonesia, hal ini dibuktikan dengan menjamurnya lapangan bulutangkis sampai ke pelosok desa, dan juga banyaknya atlet-atlet muda bulutangkis yang berprestasi, hal ini tentunya sedikit banyak menjadi bukti bahwa bulutangkis di Indonesia memiliki masa depan yang cerah.

Untuk menjadi pemain bulutangkis yang baik tentunya hal pertama yang wajib diketahui adalah bagaimana cara memegang raket yang baik, karena teknik ini merupakan teknik sederhana namun sangat menentukan permainan seseorang.

Pemain Bulutangkis
Olehnya itu, pada tulisan kali ini, kami akan mengulas mengenai cara memegang raket, serta beberapa teknik dasar dalam permainan bulutangkis. Cekidot, heheh.

Keterampilan dasar atau teknik dasar dalam permainan bulutangkis dapat dikelompokkan ke dalam beberapa bagian, yaitu:
  • Cara memegang raket.
  • Sikap berdiri.
  • Gerakan kaki (footwork) 
  • dan pukulan (stroke)

A. Cara Memegang Raket

Bulutangkis merupakan salah satu olahraga yang banyak mengandalkan pergelangan tangan. Karena itu, pegangan ini sangat menentukan, karena menjadi salah satu penentu dalam permainan.

Pegangan raket memang sekilas terlihat mudah, namun dalam permainan pegangan ini memiliki peranan yang tidak sedikit. Selain itu, dengan menguasai teknik ini, maka selanjutnya kan memudahkan anda untuk menempatkan bola kearah yang anda inginkan, karena setiap cara memiliki tujuannya tersendiri dalam permainan.

Memegang raket tidak sama seperti memegang golok, hal ini tentu saja karena pada dasarnya memang yang digunakan untuk memegang bukanlah seutuhnya telapak tangan, melainkan jari-jari tangan. Namun untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa cara memegang raket dalam permainan bultangkis.

1. Forehand/shakehand

Forehand atau shakehand adalah cara memegang raket dengan pegangan telapak tangan menghadap ke depan.

Pegang raket yang tegak lurus terhadap tubuh dengan tangan kiri. Tempatkan tangan kanan pada senar dan gesera kearah pegangan raket sehingga bagian bawah telapak tangan berada pada ujung grip. Grip harus terletak menyilang pada telapak tangan dan jari-jari tangan seperti orang yang sedang berjabat tangan.

Dilihat dari posisi tangan forehand grip ini memberikan keuntungan dari beberapa segi, yaitu:
  1. Terjaminnya rasa aman karena raket dipegang dengan seluruh telapak tangan, pegangan terasa lebih kuat dan tidak mudah lepas.
  2. Dengan cara ini memudahkan pemain untuk melakukan gerakan pukulan terhadap kok yang dtangya ke sebelah kanan badan sehingga dengan cara forehand grip ini pukulan forehand dapat dilakukan dengan cermat, baik kecepatan kok maupun sasarannya.
  3. Pemain yang bermain dengan oegangan forehand grip tidak perlu memutar pegangan. Oleh karena itu, kesalahan menempatkan daun raket terhadap kok lebih kecil.
Kekurangan dari pegangan forehand grip:
  1.  Karena posisi tangan yang tidak berubah-ubah maka untuk melakukan pukulan backhand jenis pegangan ini memerlukan kekuatan pergelangan tangan atau kekuatan sendi bahu yang luar biasa, dengan demikian hal ini memerlukan latihan secara khusus.
  2. Selain lemah dalam pukulan backhand pegangan seperti ini juga lemah dalam menerkam kok di muka net. Netting dari lawan dengan pegangan ini selalu diambil dengan net play lagi atau malah dengan lob, tetapi tanggung sehingga lawan mudah di dalam mengantisipasi datangnya kok. Dengan demikian maka kelemahan pegangan forehand menjadi tampak.

2. Backhand/Inggris

Satu-satunya perbedaan antara pegangan forehand dan backhand ialah ibu jari yang dipindahkan dari posisi melingkari sisi pegangan raket menjadi posisi tegak sejajar dengan batang raket. Backhand grip merupakan jenis pegangan lanjutan dari pegangan forehand, yaitu forehand grip dapat beralih ke backhand grip dengan memutar raket seperempat putaran ke kiri (bagi pengguna tangan kanan), namun posisi ibu jari tidak seperti pada forehnd grip melainkan agak dekat dengan daun raket, atau cara memegangnya adalah dengan jalan menempelkan penampang ibu jari pada permukaan tangkai raket yang terlebar.

3. Frying Pan/Pegangan Amerika (geplek kasur)

Pegangan frying pan digunakan untuk melakukan dan mengembalikan pukulan servis, serta dalam permainan net pada permainan yang membutuhkan pukulan-pukulan pendek.

Cara melakukannya adalah dengan cara meletakkan raket dilantai, pegang dan angkat dengan bidang raket sejajar dengan tubuh. Ujung raket akan menonjol keluar dibawah telapak tangan.

4. Combination Grips (campuran)

Banyak pemain yang bagaimanapun hebatnya juga masih mengubah letak ibu jari pada pukulan-pukulan mereka yang mengganti pegangan dari forehand grip menjadi backhand grip, ataupun sebaliknya. Hal ini dilakukan untuk mengkondisikan pukulan yang akan dilakukan.

Sebagaimana kita ketahui bersama, dalam permainan bulutangkis memang dikenal beberapa teknik pegangan raket, namun yang paling sering digunakan dan paling efektif adalah jenis pegangan forehand dan backhand, karena kombinasi dan gabungan dari keduanya memang lebih mudah diterapkan.

Penggunaan forehand dan backhand dikondisikan dalam permainan, tergantung situasi yang dihadapi.

Biasanya pemain yang sudah terampil bemain bulutangkis akan terlihat hanya menggunakan satu jenis pegangan, hal ini dikarenakan karena sudah terjadi otomatisasi gerak yang menjadikannya tidak terlihat melakukan perubahan.

Selain pegangan raket, melatih pergelangan tangan dengan melakukan lompat tali sangat baik untuk meningkatkan kekuatan lecutan pada pergelangan tangan. Dengan begitu anda lebih mengefisienkan tenaga anda namun tetap memperoleh hasil yang maksimal, lakukanlah latihan memukul shuttle dengan menggunakan pergelangan tangan, bukan menggunakan seluruh tenaga yang ada pada tangan.

Cara memegang raket forehand
  1. Langkah pertama adalah, pegang raket dengan tangan terkuat, kepala raket menyamping.
  2. pegang raket dengan posisi tangan seperti orang yang sedang melakukan jabat tangan.
  3. Posisikan ibu jari berada diantara tiga jari dan telujuk
Cara memegang raket backhand 
Untuk backhand grip, geser "V" tangan kearah dalam, letaknya disamping dalam. posisi ibu jari terletak pada bantalan grip.

B. Cara Berdiri (stance)

Beberapa model berdiri yang perlu diketahui dan dikuasai pada dasarnya dapat dibagi menjadi tiga bagian, diantarany adalah:

1. Stance (sikap berdiri) pada saat melakukan servis

Sikap berdiri pada saat servis dibagi menjadi dua bagian, yaitu:

Stance pada saat servis forehand
  1. Kaki kiri berada di depan dan kaki kanan berda di belakang untuk yang melakukan servis dengan tangan kanan.
  2. Berat badan berada di belakang sebelum servis dilakukan, kemudian berat badan dipindahkan ke depan pada servis dilakukan.
Stance pada saat forehand
  1. Kaki kanan di depan dan kaki kiri di belakang untuk yang melakukan servis dengan tangan kanan.
  2. Berat badan berada di tengah sebelum servis dilakukan, kemudian berat badan dipindahkan ke depan pada saat servis dilakukan.

2. Stance pada saat menerima servis

Sikap berdiri pada saat menerima servis berbeda posisi tempat dalam permainan tunggal dengan permainan ganda. Posisi berdiri untuk nomor tunggal berada ditengah garis servis, sedangkan untuk nomor ganda sendiri berada dekat garis servis, maju satu meter jika dibandingkan dengan nomor tunggal

Kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang untuk pemain dengan tangan kanan, berat badan berada di kaki depan dengan posisi labil, kemudian pindahkan berat badan sesuai dengan arah kedatangan shuttle.

3. Stance pada saat rally

Sikap berdiri saat rally sangat bervariasi tergantung pada posisi pemain, apakah dalam posisi menyerang atau bertahan, dan harus diperhatikan arah datangnya shuttle, apakah dari depan, belakang diatas kepala, disamping atau dari bawah.

Beberapa faktor yang harus diperhatikan:
  1. Menjaga keseimbangan tubuh dengan cara membagi berat tubuh pada kedua kaki.
  2. Posisikan lengan yang tidak memegang raket dalam posisi bengkok, agar supaya memudahkan pergerakan tangan yang satunya.
  3. Perhatikan pegangan raket, usahakan daun raket berada diatas kepala.
  4. Fokus pada permainan dan usahakan mata selalu tertuju pada shuttle (sikap waspada)

C. Gerakan Kaki (footwork) 

Mengatur kaki yang baik adalah mutlak diperlukan oleh seorang pemain bulutangkis untuk mampu bergerak seefisien mungkin menjelajahi semua bagian dalam lapangan. Prinsip dasar gerak kaki bagi pemain bulutangkis adalah setiap akhir dari gerakan atau setiap melakukan langkah selalu diakhiri dengan kaki yang sesuai dengan tangan yang memegang raket.

Dalam permainan bulutangkis, kaki berfungsi sebagai penyangga tubuh untuk menempatkan badan dalam posisi yang memungkinkan untuk melakukan gerakan pukulan yang efektif yang biasa disebut dengan footwork (kerja kaki).

Footwork adalah gerakan-gerakan langkah kaki yang mengatur badan sedemikian rupa sehingga memudahkan dalam melakukan gerakan memukul shuttle sesuai dengan posisinya.

D. Pukulan (strokes)

Secara garis besar, teknik pukulan dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:

Pukulan dengan ayunan raket dari bawah/under arms stroke yang terdiri dari:
  1. Servis
  2. Lob
  3. Pukulan netting
 Pukulan mendatar atau menyamping:
  1. Offensive lob
  2. Defensive lob
  3. Drive
  4. Dropshot
  5. Netting
Pukulan dari atas kepala/overhead strokes:
  1. Overhead lob
  2. Overhead smash
  3. Chopped
  4. Dropshot
  5. Around the head
Itulah beberapa informasi mengenai cara memegang bet yang benar, mudah-mudahan memberikan tambahan informasi bagi teman-teman sekalian yang ingin mempelajari bulutangkis. Semoga bermanfaat.

4+ Cara Memegang Raket Bulutangkis yang Benar Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ikbal H

0 komentar:

Post a Comment