Penjaskesrek

Blog ini Berisi Informasi Seputar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang Cocok untuk Semua Kalangan.

Teknik Menendang Dalam Sepak Bola Lengkap

Menendang adalah teknik dasar dalam sepak bola yang harus dikuasai dengan baik jika ingin menjadi pemain bola yang hebat, menendang secara sekilas memang mudah dilakukan, namun ada teknik khusus dan tidak semua bagian kaki bisa digunakan untuk menendang. Setiap pemain juga memiliki gaya tendangannya sendiri, seperti C. Ronaldo yang dikenal dengan tendangan geledek yang seringkali mengagetkan lawan karena bola bisa berubah arah secara tiba-tiba. Pemain hebat lainnya seperti Lionel Messi memiliki gaya menendang menggunakan kaki bagian dalam yang memberikan efek putaran/lengkungan sehingga kiper seringkali kesulitan saat mencoba menggapai bola.

Menendang Bola
Lantas ada berapa teknik menendang dalam sepak bola itu sendiri ? seperti apa cara melakukannya ?  semua pertanyan tersebut akan coba kami jawab, mudah-mudahan semakin menambah khasanah pengetahuan teman-teman sekalian mengenai sepak bola, cekidot.

Teknik Menendang Dalam Sepak Bola

Bermacam-macam cara menendang bola. Menendang bola adalah salah satu bagian teknik yang terpenting di dalam permainan sepak bola. Dengan tendangan, kerjasama bisa dilakukan oleh penyerang dan pertahanan dengan baik.

Ada bermacam-macam cara menendang bola sesuai dengan kebutuhannya yang pada umumnya dibagi dalam:
  • Tendangan biasa/selalu dilakukan, seperti;
    • Tendangan dengan kaki dalam bagian tengah.
    • Tendangan dengan menggunakan kura-kura kaki.
    • Tendangan dengan kaki dalam bagian depan.
    • Tendangan dengan kaki luar bagian dalam.
  • Tendangan yang tidak biasa/jarang dilakukan, seperti;
    • Tendangan dengan ujung kaki.
    • Tendangan dengan tumit.
    • Tendangan dengan kaki bagian luar.
    • Tendangan dengan menggunakan telapak kaki (sol sepatu).

1. Prinsip-Prinsip Teknik Menendang

Dari tendangan yang berbeda-beda dapat dilihat dengan jelas perbedaan gerakan dari bagian badan begitupun dengan persamamaannya. Bagian badan yang memegang peranan penting pada waktu menendang, antara lain; kaki tumpu, kaki tendang, gerakan badan dan mata. 

2. Kaki tumpuan

  • Pada waktu menendang, berat badan harus berada pada kaki tumpuan, lutut sedikit ditekuk.
  • Posisi kaki tumpuan akan menentukan jalannya bola. Jika kaki tumpuan terletak sejajar atau sedikit dibelakang bola, maka tendangan akan rendah. Jika kaki tumpuan agak jauh dibelakang bola, maka tendangan akan melambung tinggi.

3. Kaki Tendang

  • Ketika menendang, engkel tidak boleh bergerak, dengan demikian tenaga dari seluruh badan akan tersalurkan dengan baik. 
  • Tendangan dimulai dengan ayunan, setelah tendangan, lalu diikuti dengan gerakan lanjutan (follow through) dari kaki tersebut. Hal ini bisa terlaksana kalau berat badan berada pada kaki tumpuan. Kesalahan yang biasa terjadi dan harus diketahui ialah pemain terlalu cepat menurunkan kakinya sesuadah melakukan tendangan.

4. Gerakan Badan 

  • Ketika menendang, kaki dan badan harus ditarik ke belakang sehingga membentuk gerakan seperti busur pada waktu menendang, karena menendang adalah gerakan seluruh badan, maka semua otot harus disalurkan dan dipusatkan pada kaki yang bekerja pada waktu menendang.
  • Lengkungan dari badan adalah akibat dari ditariknya badan dan ayunan kaki yang akan menendang. Pada saat kaki diayunkan ke depan, badan dibungkukkan/dijatuhkan ke depan bersamaan dengan diayunkan tangan berlawanan dengan kaki tendang.
  • Jika pada saat menendang bola, badan atas condong ke depan maka tendangan akan rendang dan jika badan bain atas ke belakang, tendangan akan melambung.

5. Petunjuk Untuk Mata

Pada saat menendang bola, maka mata harus tertuju pada bola. Sebelum menendang, mata memperhatikan situasi. Gerakan-gerakan dasar menendang bis berubah dalam pertandingan sesuai dengan gerakan-gerakan lawan dan sesuai dengan keistimewaan tiap-tiap pemain, oleh karena gerakan menendang terpaksa diabaikan. Misalnya;
  • Ketika akan menendang ke gawang, ayunan kaki tidak terlalu tinggi supaya bisa dengan tiba-tiba menembak. Dalam hal seperti ini kekuatan tembakan tidak terletak pada ayunan kaki tetapi pada persendian lutut.
  • Pada waktu menendang bola, mata tidak selalu pada bola.
  • Arahkan pandangan bisa berlainan dengan arah tendangan.
  • Menendang bola dengan kaki luar ketika memberikan bola jarak dekat, engkel yang bergerak. Jadi tendangan dilakukan dengan engkel.
  • Di dalam pertandingan gerakan menendang kadang-kadang sebagai gerak tipu untuk melewati lawan (tidak melakukan tendangan).

Macam-macam Cara Menendang

Bagian Kaki yang Menendang Bola

1. Tendangan dengan kaki bagian dalam  

  • Awalan harus searah dengan permainan
  • Kaki tumpu berada di samping bola, kaki searah dengan tendangan
  • Kaki diputar ke depan agar membentuk sudut yang betul antara kaki tendang dan kaki tumpu (sudut 90 derajat).
  • Gerakan badan, badan tidak membusur ke belakang pada saat melaksanankan tendangan dengan kaki bagian dalam.
  • Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi adalah engkel bergerak, kaki tergantung ke bawah, dan kaki tidak membentuk sudut yang betul.
  • Kemungkinan penggunaan tendangan ini dipakai untuk passing dan menembak ke gawang pada jarak dekat, passing langsung pada bola bergerak dan bola melayang.

2. Tendangan dengan kura-kura kaki

  • Awalan lurus ke arah permainan
  • Kaki tumpu berdiri di samping bola dan kaki terarah ke jurusan bola
  • Kaki tendang lurus ke bawah dan tidak bergerak. Untuk mengayun, lutut kaki tendang agak ditekuk dan engkel bergerak keluar atau ke dalam.
  • Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi adalah tendangan tidak terarah, jika engkel bergerak keluar atau kedalam.
  • Kemungkinan penggunaan tendangan ini bisa untuk menembak dan passing.

 3. Tendangan dengan ujung kaki

  • Awalan dilakukan dengan lari arah jurusan bola
  • Kaki tumpu diletakkan disamping bola
  • Kaki tendang diangkat sejajar dengan tanah, sendi lutut direntangkan keluar ketika menendang bola
  • Gerakan badan agak condong kedepan
  • Kemungkinan penggunaan tendangan dengan cara ini pada lapangan becek ataupun pada jarak pendek untuk mengagetkan lawan.

 4. Tendangan dengan punggung kaki

  • Awalan tendangan menyudut atau melengkung ke depan ke arah permainan (ke arah bola)
  • Kaki tumpu berada disamping bola, kaki berlawanan arah permainan
  • Kaki tendang diayun jauh ke belakang/keluar
  • Gerakan badan berbeda-beda disesuaikan dengan jalannya bola yang dikehendaki dan untuk bola rendah, bagian atau badan condong ke depan, untuk tendangan bola tinggi bagian atas badan ke belakang.
  • Kesalahan-kesalahan yang seringkali terjadi adalah kaki tendang tidak terayun jauh ke belakang.
  • Kemungkinan penggunaan teknik ini bisa digunakan bermacam-macam bentuk, terutama untuk passing rendah, tinggi dan tajam. Sering dipakai untuk bola lob, tendangan sudut, tendangan bebas dan lain-lain.

  5. Tendangan dengan tumit

  • Awalannya tidak da
  • Kaki tumpu ditempatkan kira-kira satu kaki di depan samping bola dan ujung kaki berlawanan dengan arah bola.
  • Kaki tendang pararel dengan tanah dan diayun mengenai bola
  • Gerakan badan agak bungkuk ke depan
  •  Kemungkinan penggunaan tendangan ini untuk melakukan back pass.

6. Tendangan dengan kaki bagian depan

  • Awalan tendangan selurus dengan permainan
  • Kaki tumpu ditemaptkan disamping bola dan kaki searah dengan arah bola
  • Kaki tendang posisinya sama dengan menendang mempergunakan kura-kura kaki, hanya sekarang kaki mengarah pada kaki tumpuan
  •  Gerakan badan sama dengan menendang kura-kura kaki
  • Kemungkinan penggunaan tendangan ini untuk passing dan kaki luar bagian tengah

7. Tendangan dengan kaki luar bagian tengah

  • Awalan tendangan ini tidak ada
  • Kaki tumpu ditempatkan sedemikian rupa sehingga membuat sudut dengan arah permainan bola
  • Kaki tendang, tungkai bawah diangkat sejajar dengan tanah dan ayunan kaki dari samping kaki tumpuan pararel dengan tanah sampai mengenai bola
  • Gerakan badan, dalam hal ini pengaruh gerakan badan tidak mempengaruhi kerasnya tendangan 
  • Kemungkinan penggunaan tendangan ini untuk melewatkan bola maupun untuk passing jarak pendek

8. Tendangan dengan telapak kaki (sol sepatu) 

  • Awalan tendangan ini menyudut ke arah bola
  • Kaki tumpu ditempatkan di belakang bola, jari kaki serarah dengan bola
  • KemudianTungkai bawah diangkat sehingga membentuk seperti mengatapi bola. Sendi lutu agak bengkok, tendangan dilakukan dengan merendahkan lutut
  • Badan agak condong ke depan
  • Tendangan model ini bisa digunakan untuk mengontrol bola, tendangan mental ke tanah dan lainnya.

 Metode Mengajar/Melatih Menendang

 1. Tingkat Yunior

Tingkatan latihan metodik dari pada latihan dengan partner untuk bola bawah:
  • Lari ke bola diam.
  • Menggelindingkan bola dengan lainnya, passing kembali setelah ditahan lebih dahulu.
  • Langsung tanpa kontrol (satu kali).
  • Menendang dengan dua kaki secara bergantian.
  • Jarak diperlebar setelah mahir, dilakukan secara bertahap dari yang paling mudah sampai tersulit.
  • Dilakuakn dengan memakai rintangan, misalnya bola lewat antara dua tiang.
Tingkatan metodik dari pada latihan dengan partner untuk bola melambung (atas):
  • Satu orang memantulkan bola ke tanah, kemudian menendang bola dengan hal volley kepada teman.
  • Satu orang melemparkan bola kepada partner dan mengembalikan dengan volley. Dilakukan 5-6 kali secara bergantian.
  • Satu orang menendang bola, pada saat lentingan pertama bola harus di volley oleh partner, dilakukan secara bergantian.
  • Satu orang menendang bola dengan melambung, partner melakukan volley setelah bola memantul dari tanah, dilakukan 5-10 kali secara bergantian.
Dalam latihan ada beberapa formasi yang bisa dilakukan untuk menambahkan variasa dalam latihan, seperti:
  1. Sejajar
  2. Bundaran
  3. Segitiga
  4. Segi empat
Latihan perorangan dengan bermacam-macam cara menendang dengan mempergunakan alat-alat, seperti:
  1. Papan tembakan
  2. Bola gantung
  3. Bola tembakan
  4. Dengan bangku (tembok).

 2. Tingkat Senior (Penyempurnaan)

  • Dengan partner, jarak 10 meter dan ditengahnya dipasang 2 patok, bola lewat diantara dua patok.
  • Dengan partner, jarak 25 meter, bola melewati rintangan yang tingginya 2-3 meter.
  • Seorang menendang bola dan partner menangkap, bola melewati tiang (gawang) yang lebarnya 1 meter.
  • Direct passing dengan kaki dalam bagian depan, jarak 10 meter.
  • Pemain pertama menggiring bola melalui patok-patok, kemudian menendang bola melambung kepada pemain kedua. Pemain kedua lari dengan bola kemudian menggiring juga melalui patok-patok dan passing ke pemain pertama.
  • Direct passing antara 4 orang pemain. Pemain yang sudah mengoper bola lari melalui patok kearah yang berlawanan. Latihan dilakukan 100-200 detik.
Itulah sedikit informasi mengenai teknik menendang bola, cara melakukannya dan beberapa metode latihan yang bisa anda lakukan, mohon maaf bila ada kesalahan dan kekurangan. Salam olahraga.

Teknik Menendang Dalam Sepak Bola Lengkap Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ikbal H

0 komentar:

Post a Comment