Penjaskesrek

Blog ini Berisi Informasi Seputar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang Cocok untuk Semua Kalangan.

Cara Memegang Bet Tenis Meja yang Benar

Dalam permainan cabang olahraga tenis meja. Pegangan merupakan faktor yang penting untuk diperhatikan oleh setiap orang yang ingin bermain tenis meja dengan baik karena cara memegang bet inilah yang kemudian menentukan teknik dan jenis pukulan yang akan digunakan selama permainan. Jika sejak awal cara memegang bet sudah salah, kemungkinan besar pemain tersebut akan mengalami kesulitan baik saat memukul bola ataupun pada saat mengembalikan pukulan lawan.

Dalam permainan tenis meja pegangan atau grip telah menimbulkan perdebatan bagi para pelatih dan atlet, pegangan mana yang lebih baik antara dua pegangan yang sering digunakan dalam permainan tenis meja apakah Shakehand Grip dan Penhold Grip.

Baca Juga: Teknik Menyundul Bola Dalam Sepakbola

Bagi para pemula paling sedikit mempunyai dua variasi grip, yaitu grip untuk pukulan forehand dan grip untuk pukulan backhand. Untuk mereka yang ingin meningkatkan prestasi ke tingkat yang lebih tinggi, cara ini kurang efisien karena sedikit sekali kesempatan untuk mengganti-ganti pegangan selama permainan, kadang-kadang sampai tidak sempat, kita harus menggunakan grip yang bisa digunakan untuk forehand stroke atau backhand stroke, setidak-tidaknya perubahan pegangan harus dikuragi sedikit mungkin.

Cara Memegang Bet

1. Pegangan Jabat Tangan (Shakehand Grip)

Shakehand Grip

Shakehand grip atau pegangan berjabat tangan ini adalah cara memegang bet seperti halnya kita menjabat jangan seseorang. Cara ini sangat populer di Eropa dan Amerika. Keuntungan dari pegangan ini adalah kedua muka raket dapat dipergunakan; selain itu pemain dapat melakukan forehand stroke dan backhand stroke tanpa mengubah pegangan raket.

Cara melakukan pegangan jabat tangan adalah:
  • Pertama yang harus dilakukan adalah memegang raket dengan tangan bebas (tidak digunakan untuk memegang raket).
  • Tempatkan tiga jari disekitar pegangan bet (jari tengah, jari manis, dan kelingking) dengan ibu jari diletakkan disisi daun bet dekat pegangan.   
Kelebihan Shakehand Grip adalah:
  • Pegangan yang paling multiguna;
  • Satu-satunya pegangan yang memungkinkan melakukan backhand;
  • Pegangan yang paling baik untuk backhand;
  • Pegangan paling baik untuk bermain jauh dari meja;
  • Dapat memukul dengan kuat ke sudut meja;
  • Pegangan yang paling baik untuk bertahan.
Sedangkan kelemahan dari model pegangan Shakehand Grip adalah:
  • Lemah menghadapi pukulan ditengah meja;
  • Sulit untuk menggunakan pergelangan tangan pada beberapa pukulan.

Terutama untuk melakukan shakehand grip ada beberapa petunjuk yang harus diperhatikan, seperti:
  • Tidak boleh memegang raket terlalu dalam, sepaya tidak mengganggu kerja pergelangan tangan dan juga tidak boleh memegang bet terlalu belakang, hingga terjadi suatu gerakan yang hanya memakai pergelangan tangan sehingga susah untuk mengontrol dan juga susah untuk mengeluarkan tenaga lengan dan badan.
  • Apabila menyerang dengan forehand maka jari telunjuk harus menekan ke belakang bet (lurus) supaya bisa membantu pergelangan tangan menekan bola dan membentuk sudut net.
  • Untuk menyerang dengan backhand, yang menekan adalah justru sebaliknya, yaitu ibu jari.

 2. Pegangan Pena (Penhold Grip) 

Penhold Grip

Penhold grip atau pegangan pena, adalah acara memegang bet seperti halnya seseorang yang sedang memegang pena atau pulpen. Cara ini lebih terkenal di Asia, utamanya oleh para pemain yang berasal dari China. Dengan penhold grip pemain hanya dapat mempergunakan satu permukaan raket baik untuk forehand stroke maupun untuk backhand stroke. Pada akhir-akhir ini pegangan dengan cara menjabat tangan lebih dikenal oleh orang dari pada pegangan pena.

Cara melakukan pegangan penhold adalah sebagai berikut:
  • Peganglah daun raket dengan tangan bebas (tangan yang tidak digunakan memegang bet).
  • Peganglah pegangannya seperti orang yang memegang pensil, dengan ibu jari dan telunjuk hampir bertemu pada permukaan bet yang digunakan untuk bermain.
  • Tiga jari lainnya memberikan bantuan pada permukaan bet yang tidak dipergunakan untuk main (sisi belakang bet).

Dari kedua jenis pegangan tersebut, ada dua hal yang perlu diperhatikan, seperti;
  • Pegangan terlalu kuat atau erat karena apabila raket dipegang terlalu kuat atau erat maka tangan akan kaku sehingga gerakan menjadi lambat. Hal ini akan berakibat pada pengembalian bola yang sukar untuk dkontrol, terlebih lagi apabila lawan memiliki pukulan top spin yang baik atau memiliki pukulan yang keras.
  • Harus mampu memainkan bet, artinya seorang pemain harus mampu mengatur kemiringan atau sudut permukaan bet. Apabila hal ini dapat dilakukan dan sesuai dengan jenis pukulan lawan maka semua serangan atau pukulan lawan dapat dibendung dan dikembalikan dengan baik.

3. Seemiller Grip

Seemiller grip, atau yang biasa juga dikenal juga dengan nama American Grip, adalah versi dari shakehand grip. Cara ini telah digunakan selama beberapa tahun, tapi berhasil digunakan dengan baik pertama kali pada tahun 1970-an dan 1980-an oleh lima kali juara nasional Amerika dan Seemiller. 

Beberapa pelatih menganggap cara ini sebagai cara yang paling rendah mutunya karena mereka percaya bahwa anda tidak akan dapat melakukan pukulan forehand dan backhand yang baik dengan menggunakan gaya tersebut, tapi banyak yang tidak setuju. Bila anda telah terbiasa menggunakan gaya ini, anda tidak perlu menggantinya. Tapi pastikan anda menggunakannya dengan sempurna. Seperti penhold grip, hanya satu sisi bet saja yang digunakan dalam pegangan jenis ini. Ini membuat adanya permukaan pengganti yang dapat anda gunakan di tengah-tengah reli dengan membalikkan net. kebanyakan pemain yang menggunakan Seemiller grip memakai bet dengan spons inverted pada satu sisi dan spons antispin di sisi lainnya.

Berikut ini adalah cara untuk memegang bet dengan gaya seemiller:
  1. Pegang bet dengan jenis pegangan shakehand grip.
  2. Putar bagian atas dari 20 menjadi 90 derajat ke arah tubuh anda (semakin anda putar, semakin kuat pukulan backhand anda, tapi pukulan forehand menjadi lemah, dan begitu pula sebaliknya).
  3. Lekukan jari telunjuk di sepanjang sisi bet.
Seemiller Grip

Dengan gaya ini, bet ini dipegang dengan dua penahan; jari telunjuk dan ibu jari memegang bet itu sendiri dan tiga jari yang lainnya memegang pegangan bet.

Karena anda hanya menggunakan satu permukaan untuk memukul (kecuali bila anda membalikkan bet), permukaan pemukul biasanya menghadap ke arah lawan. Jadi, ibu jari akan mengarah ke lawan anda. Cara ini menimbulkan pengaruh gerakan seperti pembersih kaca mobil saat anda memindahkan pukulan dari backhand ke forehand, demikian juga sebaliknya.

Baca Juga: Teknik Jatuhan Dalam Pencak Silat

Cobalah gerakan ini, dan anda akan mengetahui (dengan gaya ini, seperti penhold grip, sisi forehand backhand pada bet tenis meja).

Kelebihan Seemeller Grip
  1. Memberikan kesempatan pada pemain untuk melakukan blok yang baik.
  2. Memberikan kesempatan pada pemain untuk mengganti permukaan pemukul yang digunakan sebagai variasi.
  3. Tidak ada kelemahan untuk bermain di tengah.
  4. Memberikan banyak gerak pada pergelangan tangan untuk melakukan pukulan khusus pukulan forehand memutar.
Kelemahan Seemeller Grip
  1. Lemah menghadapi pukulan sudut yang baik.
  2. Tergantung pada bagaimana bet di putar anda dapat saja merasa sulit untuk melakukan pukulan forehand maupun backhand, khusus pukulan yang mengarah ke sudut.
  3. Biasanya tidak baik digunakan saat pukulan bertahan, kecuali blok.
  4. Lemah dalam melakukan pukulan backhand/jauh dari meja.
Sebenarnya selain dari kedua model pegangan diatas, masih ada beberapa jenis pegangan lagi seperti V grab, yaitu model pegangan yang dilakukan pada bet yang memang sudah dimodifikasi pada bagian pegangan, namun pegangan ini kurang digunakan karena memerlukan bet khusus.

Mengenai besar atau kecilnya sudut bet sukar ditentukan, artinya seorang pemain tidak dapat mengetahui berapa derajatkah bet yang dipegangnya agar menghasilkan pukulan tertentu. Setiap pukulan mempunyai kebutuhan dan persyaratan tertentu, oleh karena itu kemiringan bet yang digerakkan oleh seorang pemain pada waktu memukul bola harus disesuaikan dengan jenis pukulan yang dikehendakinya. Untuk menguasai hal ini diperlukan pengalaman dan latihan yang berulang-ulang.

Baca Juga: Peraturan Sepaktakraw Lengkap

Sudut bet yang digunakan pada waktu memukul bola akan ditentukan oleh jenis pukulan lawan, misalnya apakah pukulan lawan lambat atau cepat? dengan spin (bola putar) atau tanpa spin, dengan top spin atau back spin. Disamping itu, ditentukan pula oleh jenis pukulan yang dipilih oleh seorang pemain dalam usaha mengembalikan pukulan lawan, misalnya apakah pemain tersebut bermaksud menetralisir spin atau membalas kecepatan pukulan lawan. Hal ini sangat besar pengaruhnya terhadap sudut bet yang disiapkan oleh seorang pemain.

Itulah beberapa info mengenai cara memegang bet, mudah-mudahan memberikan manfaat bagi teman-teman, untuk yang kurang jelas bisa teman pertanyakan dikolom komentar yang telah kami sediakan. Terima Kasih dan Salam Olahraga....

Cara Memegang Bet Tenis Meja yang Benar Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ikbal H

0 komentar:

Post a Comment