Penjaskesrek

Blog ini Berisi Informasi Seputar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang Cocok untuk Semua Kalangan.

Peraturan Tenis Meja Lengkap

Peraturan tenis meja memang penting untuk diketahui agar bisa bermain dengan baik dan tentu saja fair, karena permainan dijalankan sebagaimana mestinya dan mengikuti peraturan yang ada, namun tahukah kita apa saja peraturan dalam tenis meja ? berikut ulasannya.

Aturan Tenis Meja

1. Meja

Permukaan meja secara umum diistilahkan sebagai playing surface, harus berbentuk segi empat dengan ukuran panjang 2,47 m dan lebar 1,525 m. Permukaan meja harus terletak horizontal dengan ketinggian 76 cm diatas lantai.

Permukaan meja dapat terbuat dari bahan apa saja, asalkan mempunyai kemungkinan memantulkan bola setinggi 22 cm sampai 25 cm apabila dijatuhkan di atas permukaan meja dari ketinggian kurang dari 30,5 cm dengan menggunakan bola standar dan sebaiknya menggunakan bola standar jenis medium.

Permukaan meja harus berwarna gelap, misalnya hijau tua dan tak boleh mengkilat, serta dibatasi dengan garis putih selebar 2 cm di sepanjang sisi luar meja. Garis-garis putih yang membatasi permukaan meja sepanjang 2,74 m tersebut, dinamakan batas sisi (side stance).

Permukaan meja tersebut harus terbuat dari bahan kayu keras dan sebaiknya disemprot atau di cat dengan menggunakan lak, pernis atau yang berwarna pudar. Meja harus dibuat dengan kontruksi yang kuat dan kokoh. Apabila ada ujung-ujung diberi tambahan initial-initial tulisan seperti nama perkumpulan, merk meja, merk bola hendaknya digunakan cat yang tidak berwarna putih.

2. Net Jaring dan Tiang-tiangnya

Bidang permainan atau meja dibagi menjadi dua bagian yang sama ukurannya oleh sebuah net dan dipasang sejajar dengan garis-garis ujung dengan jarak 137 cm dari tiap garis ujung. Net dan tali penggantungnya berukuran panjang 183 cm, tinggi sepanjang penggantungnya di atas permukaan meja adalah 15,25 cm, bagian bawah jaring harus dapat menyentuh bidang permainan sepanjang jaring itu. Jaring digantungkan pada seutas tali yang ujung-ujungnya dikaitkan pada tiang-tiang net yang kaki-kakinya dipasang tiap garis sisi menonjol keluar 15,25 cm, sedangkan tinggi kedua tiang itu 15,25 cm.

Jaring harus terbuat dari bahan yang lemas semacam tirai halus, berwarna hijau tua dengan mata jaringnya atau lubang-lubang tidak boleh lebih kecil dari 7,5 cm, dan tidak boleh lebih besar dari 12,5 mm. Warna pinggiran atas jaring halus berwarna putih dan bergantung pada tali penggantungnya di mana lebarnya tidak melebihi 15 mm. Setiap ujung jaring harus rapat melekat pada tiang jaring dan puncak tiang tersebut sampai ke dasarnya.

Diameter dari tiang jaring  boleh melebihi 22 mm, dan tiap alat untuk mengatur tinggi tiang atau ketegangan tali tempat bergantungnya net harus di proyeksikan di atas dasar tempat berdirinya tiang-tiang tersebut dengan jarak 7 mm dari tiang-tiang itu.

3. Bola

Bola permainan tenis mbeeja harus berbentuk bulat dan terbuat dari bahan celluloid atau plastik, berwarna putih dan pudar dengan diameter minimal 37,2 mm dan maksimal 38,2 mm. Sedangkan berat bola tidak boleh kurang dari 2,40 gr dan tidak lebih dari 2,54 gr.

Pemantulan standar untuk bola harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: yaitu tidak boleh kurang dari 23,5 cm dan tidak boleh melebihi dari 25,5 cm apabila dijatuhkan dari ketinggian 30,5 cm diatas permukaan meja dengan suatu blok baja yang khusus dbuat untuk percobaan tersebut. Bola yang memantul setinggi 23,5-24,1 cm dinyatakan memiliki daya pemantulan rendah dan 24,2-24,8 cm dinyatakan mempunyai daya pemantulan sedang, serta memantul setinggi 24,9-25,5 cm dinyatakan sebagai bola yang memiliki daya pemantulan yang tinggi.

Untuk PTMSI penggunaan bola di dalam kejuaraan-kejuaraan tingkat nasional, internasional dan kejuaraan terbuka baik nasional maupun internasional harus dengan seizin PTMSI dimana telah ditentkan merk-merk bola yang boleh digunakan sesuai dengan pernjanjian antara PTMSI dengan Federasi Tenis Meja Asia dalam penelitian penggunaan bola.

4. Bet atau Raket

Di dalam permainan tenis meja tidak ada ketentuan atau persyaratan mengenai ukuran, bentuk maupun berat bet. Permukaan bet harus berwarna gelap dan pudar. Bahan harus terbuat dari kayu untuk bidang pemukulnya, tidak bersambung, sama tebal, datar dan kaku. Apabila bidang pemukul kedua-duanya dilapisi maka lapisan boleh salah satu atau kedua-duanya terdiri atas karet berbintik biasa, dengan bintiknya menonjol keluar, tebal lapisan itu tidak melebihi 2 mm. Sandwich atau penyelipan terdiri atas lapisan karet busa yang dilapisi oleh karet berbintik biasa, menonjol ke luar atau ke dalam, tebal keseluruhan lapisan padat tiap-tiap permukaan bet tidak melebihi 4 mm. Apabila karet mentah dipakai pada kedua belah bidang pemukul maka warna dari karet tersebut kedua-duanya harus sama, apabila kayu digunakan untuk salah satu atau kedua bidang pemukul maka warnanya harus gelap atau kedua-duanya warna asli (tidak di cat) demikian rupa sehingga tidak merubah keaslian permukaannya (zat kayu).

Bagian dekat tangkai yang digenggang oleh jari, boleh dilapisi dengan gabus atau bahan-bahan lain untuk memberikan kepuasan memegang bet, lapisan atau tambahan tersebut dianggap sebagai bagian dari tangkai bet.

Apabila ada salah satu bidang dari bet, tidak pernah digunakan untuk memukul bola maka bidang itu boleh dilapisi dengan gabus atau bahan lain yang mampu memberi kepuasan kepada si pemain waktu menggunakan bet itu. Penggunaan lapisan bet yang sah hanya berlaku untuk bidang bet yang digunakan untuk memukul bola. Pukulan yang disentuh oleh bidang yang dilapisi gabus tadi atau oleh bagian yang termasuk genggaman bet atau tangkai bet adalah tidak sah dan merupakan kehilangan nilai bagi pemukul.

Spesifikasi: Karet berbintik

Bintik-bintik dalam satu lapisan karet terbagi merata sedemikian rupa sehingga dalam satu cm persegi terdapat tidak kurang dari 10 dan tidak lebih dari 50 bintik atau 65-325 dalam inchi persegi, terbuat dari karet asli atau buatan syinthetic tidak merupakan karet busa, tebal seluruhnya meliputi pula tinggi bintik-bintik serta perekatnya.

Spesifikasi: warna gelap berlaku juga untuk perlengkapan. Warna sebaliknya disesuaikan dengan kartu pedoman warna. Di dalam upaya menghindarkan penggunaan alat dan perlengkapan, misalnya bet yang bidang pemukulnya berwarna muda di dalam suatu permaian, perkumpulan maupun pembina sebaiknya mengambil langkah-langkah positif dengan menghubungi usahawan, agen-agen alat-alat olahraga tenis meja agar di dalam pembuatan perlengkapan olahraga tenis meja, diperhatikan juga ketentuan-ketentuan pemberian warna gelap, misalnya untuk beraneka ragam kostum olahraga tenis meja, permukaan bet.

5. Aturan Nomor Tunggal

Aturan Nomor Tunggal

Servis

Bola ditempatkan secara bebas diatas telapak tangan yang terbuka dan datar, jari-jari tangan dirapatkan ibu jari terpisah bebas. Pada waktu melakukan servis tangan bebas (tangan yang tidak menggunakan bet) untuk menimbang bola sebelum dipukul. Servis selamanya harus dilakukan diatas permukaan bidang permainan. Bola permukaan (servis) digerakkan oleh tangan. Bola harus terlihat jelas mental dari telapak tangan sehingga sewaktu-waktu dapat dilihat oleh wasit.

Pada waktu bola mencapai titik tertinggi dan akan jatuh kembali, bola tersebut harus sudah dipukul oleh pembuka bola/server dengan jalan dipantulkan pada bidang permainannya sendiri, kemudian bola tersebut harus dapat melewati net tanpa menyentuhnya menuju bidang permainan lawan. Pada waktu bet menyentuh bola yang dilambungkan untuk dipukul, bola tersebut harus berada di belakang garis ujung atau garis ujung khayalan di atas permukaan meja.

Bola pembukaan (servis) yang tidak tersentuh (pukul angin) yaitu apabila seorang pemain di dalam usahanya untuk membuka bola, bola tersebut tidak tersentuh oleh betnya maka pemain tersebut kehilangan satu biji/satu nilai. Hukuman ini diberikan karena bola pada waktu lepas dari tangannya sudah dianggap "sedang dalam permainan".

Pengembalian Bola

Bola yang datang dari servis lawan atau pengembalian lawan setelah memantul pada meja harus dipukul langsung menuju bidang permainan lawan melampaui jaring atau mengelilingi jaring dan bola tersebut harus masuk pada bidang permainan lawan. Bola dari servis lawan atau pengembalian lawan setelah memantul pada meja kembali melampaui atau mengelilingi jaring yang disebabkan oleh daya geraknya sendiri dapat dipukul sebelum menyentuh meja lawan atau menyentuh tanah. Hal ini dapat dilakukan karena bola "masih dalam permainan".

Bola Dalam Permainan

Bola dianggap sudah berada "dalam permainan" setelah dilambungkan oleh tangan bebas pembuka bola sampai terjadinya kesalahan. Kesalahan tersebut misalnya, bola menyentuh salah satu bidang permainan dua kali berturut-turut, bola setelah memantul tidak dapat dipukul lebih dari satu kali, bola menyentuh badan pemain atau apa saja selain dari jaring dan tiang jaring.

Suatu Game

Suatu game dianggap dimenangkan oleh seorang pemain yang dapat mengumpulkan nilai 21 terlebih dahulu. Pada peraturan yang terbaru, suatu game dinyatakan dimenangkan oleh seorang pemain/pasangan jika terlebih dahulu memperoleh poin 11 (sebelas).

Apabila kedua pemain sama-sama mencapai 20 maka pemenang adalah pemain yang terlebih dahulu memperoleh nilai selisih dua lebih tinggi dari lawannya dan jika menggunakan peraturan baru jika pemain atau pasangan sama mendapatkan poin 10 pada situasi ini salah satu pemain atau pasangannya harus unggul 2 poin.

Memilih Tempat dan Hak Membuka Servis

Undian atau toos dapat menentukan pemain yang dapat memilih tempat dan memilih menjadi pembuka bola pertama. Pemain yang memenangkan undian, apabila memilih menjadi pembuka bola pertama (servis) maka lawannya mempunyai hak untuk memilih tempat. Apabila pemain yang memenangkan pertandingan undian memindahkan hak pilihannya, apakah akan memilih tempat atau menjadi pembuka bola pertama.

Pertukaran Tempat pada Geme Penentuan

Dalam game penentuan, yaitu game ketiga pada the best of three game dan game kelima pada the best game of five games, terjadi pertukaran tempat, apabila salah satu pemain telah memperoleh nilai/biji 10 atau memperoleh nilai 5 pada peraturan baru. Servis setelah pertukaran mampu tetap dipegang oleh pemain yang melakukan servis sebelum terjadi pertukaran tempat.

6. Aturan Nomor Ganda

Peraturan-peraturan untuk permainan tunggal berlaku uga untuk permainan ganda, kecuali hal-hal berikut ini:

Aturan Nomor Ganda

Meja

Permukaan meja untuk permainn ganda di bagi dua oleh sebuah garis yang ditarik sejajar dengan kedua garis tepi. Jarak dari garis itu ke garis tepi yang satu harus sama dengan jarak dari garis itu ke garis tepi yang lainnya. Tebal garis yang membagi dua permukaan meja itu adalah 3 mm. Garis itu dinamakan garis tengah (centre line). Garis tengah ini boleh dibuat secara permanen karena secara teknis tidak akan mengganggu permainan tunggal.

Urutan Memberi dan Menerima

Pembuka bola memberikan servis yang sempurna, yaitu servis yang dilakukan di bagian kanan permukaan meja pembuka bola, bola tersebut harus memantul di daerah itu dan dapat melampaui net tanpa menyentuhnya menuju daerah penerima bola (bagian kanan permukaan meja penerima bola), setelah memantu penerima bola bebas mengarahkan bola tersebut ke mana saja, asal masuk pada bidang permainan lawan dan dapat melampaui net, bola dikembalikan lagi oleh pasangan pembuka ke bidang permainan penerima bola dan pasangan penerima bola mengembalikan lagi bola tersebut ke bidang permainan pembuka bola, pembuka bola mengembalikan lagi bola tersebut ke bidang permainan penerima bola. Demikian untuk seterusnya bola dikembalikan silih berganti menurut urutan seperti yang telah diuraikan di atas sampai ada salah seorang pemain yang melakukan kesalahan.

Bola Pembukaan (Good Servis)

Bola pembukaan harus dilakukan dari bagian kanan pembuka bola. Bola tersebut harus memantul pada bagian kanan permukaan meja pembuka bola terus bergerak secara diagonal melampaui net dan memantul pada bagian kanan permukaan meja penerima bola. Servis dianggap benar atau sah pula apabila memantul pada garis tengah pembuka bola dan memantul pada garis tengah penerima bola setelah sebelumnya melampaui net.

Urutan Servis atau Bola Pembukaan

Dalam ganda, pada setiap pergantian servis, pemain yang sebelumnya menerima bola menjadi pelaku servis dan pasangan yang sebelumnya melakukan servis menjadi penerima.

Pada game-game yang menentukan game kelima pada (the best of five game), apabila salah satu pasangan telah mencapai nilai 5 maka harus dilakukan perpindahan tempat dan penerima bola dari pasangan itu harus diubah.

Apabila suatu game telah selesai, dan akan dilanjutkan dengan game berikutnya maka penerima bola pada game yang berikutnya itu harus berlawanan dengan penerima bola pada game sebelumnya.

Salah Urutan Penerimaan Bola

Apabila dalam suatu game terjadi kesalahn penerimaan bola maka permainan ini harus dihentikan dan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya, sedang seluruh nilai yang diperoleh pada waktu kesalahan tersebut belum diketahui tetap berlaku (sah).

Peraturan Tenis Meja Lengkap Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ikbal H

0 komentar:

Post a Comment