Penjaskesrek

Blog ini Berisi Informasi Seputar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang Cocok untuk Semua Kalangan.

Teknik Start Lari Jarak Pendek/Sprint

Bila dilihat dari ragam nomor-nomor lari, pada dasarnya terdapat 3 teknik start yang lazim digunakan oleh seorang pelari. Pertama untuk lari jarak pendek pelari menggunakan teknik start jongkok (crouching start), kedua untuk lari estafetm pelari menggunakan start melayang (flying start). Start melayang ini bukan berarti pelari melakukan start sambil melayang di udara tetapi start dilakukan sambil berlari terutama ketika sedang melakukan pemindahan tongkat estafet. Ketiga adalah start berdiri (standing start). Start ini dilakukan pada lari jarak menengah dan jarak jauh.

Start Jarak Pendek

Namun dalam pembahasan kali ini, kami akan fokus pada teknik start lari jarak pendek terlebih dahulu, untuk start yang lain akan kami bahas pada tulisan-tulisan berikutnya. 

Start lari jarak pendek dilakukan dengan menggunakan balok start (start block). Balok start ini harus disesuaikan dengan bentuk anatomi kaki dan disesuaikan dengan dengan kebiasaan yang dilakukan pelari. Sudut tolak tumpuan start blok harus menghadap ke arah dorongan kaki dilakukan, posisi sudut blok start yang depan memiliki kemiringan sedikit lebih curam dari pada posisi sudut yang dibelakangnya. Posisi kedua kaki tergantung kepada bentuk start yang digunakan, seperti:
  • Start pendek atau short start. Disini letak jari-jari kaki belakang kira-kira segaris dengan tumit kaki depan.
  • Start jarak menengah (medium start). Lutut kaki belakang berada di samping jari-jari kaki depan.
  • Start menengah jauh atau (medium elongated start), hampir sama dengan medium start hanya saja letak lutut kaki belakang agak ditarik mundur lagi hingga berada disamping lengkungan telapak kaki depan (middle unit).
  • Start panjang (elongated start). Pada start ini penempatan lutut kaki belakang kira-kira di samping atau segaris dengan sisi belakang dari tumit kaki depan atau dapat lebih mundur lagi.
Berdasarkan penelitian ternyata start menengah jauh adalah cara yang paking efektif dan lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan sikap start lainnya, karena dengan posisi kaki seperti ini keseimbangan daya luncur ke depan lebih mudah dilakukan sehingga kecepatan startnya akan lebih meyakinkan. Namun demikian tidak berarti bahwa setiap pelari harus memakai dan selalu cocok dengan start model ini. Kita biarkan saja para pelari untuk mencoba dan memilih start mana yang disukai dan sesuai serta menguntungkan baginya.

Berikut ini adalah beberapa rangkaian gerakan cara melakukan start dari mulai aba-aba bersedia hingga berlari. Pada aba-aba bersedia, pelari menuju dan mengambil tempat diatas balok start.

Start Jarak Pendek

Perlu untuk diperhatikan bahwa pada saat wasit memberikan aba-aba siap maka lutu sudah harus diangkat dari tanah, kemudian kedua tungkai ditekuk dengan tungkai depan membentuk sudut kurang lebih 90 derajat dan tungkai bagian belakang membentuk sudut kira-kira 130 derajat dan kedua kaki menekan kuat pada tungkai balok start, kedua punggang diangkat lebih tinggi dari kedua pasang bahu, kemudian kedua lengan diletakkan sedemikian rupa sehingga dapat menopang tubuh yang mulai terasa berat kedepan dan pandangan mata serendah mungkin.

Pada saat aba-aba "ya" (bunyi pistol/peluit), seorang atlet harus segera refleks menolakkan kakinya pada balok start dan pada saat yang bersamaan kedua belah lengan diangkat dari tanah yang mengakibatkan badan jatuh ke depan dan justru memudahkan melakukan gerakan tolakan start.

Itulah ulasan mengenai teknik start jarak pendek yang baik, mudah-mudahan bermanfaat buat teman-temanku sekalian dan selamat mencoba.

Teknik Start Lari Jarak Pendek/Sprint Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ikbal H

0 komentar:

Post a Comment