Penjaskesrek

Blog ini Berisi Informasi Seputar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang Cocok untuk Semua Kalangan.

5 Metode Pembelajaran Renang yang Efektif


Dalam belajar kita tidak pernah mengenal kata tua ataupun muda, begitupun dalam hal berenang. Namun yang paling penting dari itu semua adalah segera mulai belajar renang secara sungguh-sungguh kepada orang yang tahu betul tentang renang. Dalam berenang dikenal beberapa metode pembelajaran yaitu; multi stroke method, shallow water method, flipper-float method, swimming board method dan rope metdode.

Renang

Metode Pembelajaran Renang

1. Multi Stroke Method

Multi Stroke Method adalah cara mengajar renang dengan menyajikan bermacam-macam gaya renang. hal pertama yang mesti dilakukan adalah memperkenalkan semua gaya yang ada dalam renang pada anak-anak. Dari pengalaman tersebut, kelak akan diketahui gerakan mana yang paling disenangi oleh siswa-siswa. Berangkat dari gerakan yang disenangi inilah pemilihan gaya renang yang akan diajarkan kepada siswa-siswa. Diperkuat dengan teori Corlet syang mengatakan kurang lebih bahwa apabila anak yang memilih gaya yang disukainya maka akan lebih mudah dibanding jika dilakukan sebaliknya (artinya guru yang memilih untuk siswanya).

Secara nyata bahwa yang dapat menjamin kemajuan pembelajaran renang adalah adanya rasa senang terhadap apa yang dipelajarinya.

Pada pembelajaran Multi Stroke Method, pertama anda bersama partner harus mengajarkan gaya bebas, gaya dada, gaya punggung dan gaya kupu-kupu, dimulai dari: meluncur, gerakan tungkai kaki, gerakan lengan, gerakan nafas, dan koordinasi.

2. Shallow Water Method

Yang dimaksud dengan Shallow Water Method adalah belajar renang di kolam dangkal. Luas kolam dangkal untuk belajar renang, kira-kira seperempatnya dari luas kolam seluruhnya. Kolam dangkal ini dipergunakan untuk belajar dalam posisi berlutut, telungkup, telentang, menahan nafas dalam air. Juga dapat diketahui bahwa ketenangan siswa akan tumbuh bila tubuhnya dapat mengapung di permukaan air dan dapat kembali berdiri pada posisi semula. Percobaan berikutnya mengapung sambil menggerakkan kaki sudah dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Tempat dangkal memberikan ketenangan dalam belajar renang khususnya untuk anak-anak.
Agar lebih jelas mengetahui dan menguasai Shallow Water Method, dapat teman-teman lihat pada penjelasan dan gambar berikut ini:

Shallow Water Method

  1. Berjalan dengan tumpuan tangan sambil belajar menggerakkan kaki. Lakukan latihan ini sampai mahir.
  2. Belajar mengontrol bernafas, menghirup dan mengeluarkan udara di dalam air, lakukan latihan ini berulang kali sampai mahir.
  3. Belajar bergerak dengan tumpuan tangan dalam posisi telentang sambil menggerakkan tungkai kaki gaya punggung. Lakukan latihan ini sampai mahir.
  4. Setelah gerakan tungkai dikuasai, kemudian dilanjutkan dengan gerakan lengan, kemudian dilanjutkan dengan koordinasi gerakan lengan, nafas, dan kaki gaya dada atau gaya punggung.

3. Flipper Float Method

Flipper Float Method merupakan salah satu teknik mengajar renang dengan memanfaatkan sepatu katak.
Karena salah satu yang sulit dalam belajar renang bagi anak adalah kelenturan kaki yang belum terlalu baik. Para anak-anak biasanya masih kaku dalam menggerakkan sendi pergelangan kaki mereka, untuk menguasai masalah tersebut, dapat menggunakan alat bantu pelampung dan sirip (sepatu katak). 

Penggunaan alat bantu pelampung untuk orang dewasa juga sangat baik terutama perhatian belajar renang terpusat pada teknik gerakan tungkai kaki. Agar lebih jelas, perhatikan penjelasan disertai gambar dibawah ini teman:

Flipper Float Method

Cara belajar:
  1. Pertama, gerakan tungkai secara perlahan-lahan, kemudian lakukan lebih cepat setelah gerakan sepatu dikuasai dengan baik.
  2. Kedua, ulangi latihan ini secara terus menerus sampai mahir.
  3. Ketiga, ban pelampung tangan dibuka, lakukan latihan dengan gerakan lengan gaya bebas.
  4. Keempat, sepatu katak dibuka, lakukan gerakan koordinasi lengan, nafas dan tungkai.

Penggunaan ban dan sirip biasanya digabungkan dengan kayu dan tali melingkar mirip dengan alat pancing.

Bentuk latihan seperti terlihat pada gambar diatas biasanya dipergunakan bagi anak yang mengalami kelainan fisik atau bagi anak yang mengalami perasaan takut yang berlebihan terhadap air. Dari pinggir kolam anda dapat mendorong sambil berjalan memberikan petunjuk-petunjuk. Di kolam khusus untuk anak yang mengalami cacat mental atau fisik alat pancing tersebut dapat bergerak secara otomatis, karena ada rel dan alat penggeraknya. Metode ini lengkap dibuat untuk latihan khusus di Amerika. Di Indonesia metode seperti ini belum ada. Apabila gerakannya sudah mahir, maka satu per satu alat bantu itu dibuka, dan akhirnya tidak mempergunakan alat bantu tersebut.

4. Swimming Boar Method

Swimming Boar Method dari namanya mungkin teman-teman sudah tahu, ya metode ini menggunakan papan pelambung dalam pelaksanaannya. Metode pembelajaran ini sangat efisien dan efektif, karena pada saat bergerak papan pelampung dapat menguruangi berat tubuh, sehingga gerakan tungkai atau lengan lebih ringan.

Cara belajar:
  1. Pertama, cobalah untuk meluncur dengan bantuan dari papan tadi.
  2. Kedua, gerakan tungaki kaki dengan memegang papan pelampung latihan ini terus diulang-ulang sampai dapat menempuh jarak minimal 15 m.
  3. Ketiga, jepit papan pelampung diantara kedua paha sambil tetap mengayun lengan untuk meluncur.
  4. Keempat, gerakan nafas dengan mempergunakan pelampung. Papan pelampung dipegang di depan, tungkai kaki terus digerakkan kemudian kepala dimiringkan ke arah kanan pada waktu lengan kanan digerakkan untuk mendayung, lakukan latihan ini berulang-ulang sampai mahir mengambil nafas ke satu arah.

Swimming Boar Method sangat baik dalam proses pembelajaran karena bisa melatih banyak teknik gerakan dalam renang, sebut saja gerakan lengan, nafas dan lainnya.

5. Rope Method

Rope Method adalah cara mengajar renang dengan mempergunakan tali/tambang. Metode ini muncul, karena banyak sekolah sulit untuk mencari kolam renang, yang ada hanya laut, danau, atau sungai. Guru renang harus dapat memanfaatkan fasilitas seperti ini. Caranya adalah sebagai berikut:

Buat lingkungan untuk mengajar dengan memasang patok di tiap sudut, kemudian hubungkan  patok-patok tersebut dengan tali rafia. Kemudian buat empat lintasan di dalamnya dengan tambang plastik yang dipasang 20 cm di bawah permukaan air. Agar lebih jelas, silahkan teman perhatikan gambar di bawah ini.

Rope Method

Cara belajar:
  1. Pertama, bariskan siswa empat bersaf, kemudian barisan pertama melakukan giliran untuk gerakan tungkai gaya bebas pada lintasan masing-masing, dengan cara merayap pada tambang yang sudah dipasang kemudian kembali ke tempat asal. Lakukan kegiatan ini secara bergiliran sampai mahir.
  2. Kedua, lakukan gerakan lengan gaya bebas secara bergantian, muka masih tetap di atas permukaan air. Ulangi latihan sampai mahir.
  3. Ketiga, lakukan koordinasi lengan dan tungkai kaki secara bergantian. Ulangi terus bentuk latihan koordinasi ini sampai mahir.
  4. Keempat, lakukan latihan nafas ke arah kiri atau kanan, pilih yang termudah, ulangi latihan ini sampai mahir.

Catatan:
  1. Pilih kedalaman tempat berenang antara 60-40 cm.
  2. Pilih air tempat berenang yang bersih, tidak menimbulkan gatal-gatal.
  3. Pilih tempat berenang di laut, sungai atau danau yang aman dari segala bahaya.

Dalam renang kita mengenal adanya 4 gaya, yaitu gaya bebas, gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu. Gaya bebas dan gaya dada adalah gaya dasar, sedangkan gaya punggung dan gaya kupu-kupu adalah gaya lanjut. Apabila kita mengajar renang, dimana siswanya sama sekali belum dapat berenang, maka kita harus mengajarnya dengan salah satu dari dua gaya tersebut.  Apabila salah satu dari gaya dasar telah dikuasai, selanjutnya kita mengajarkan gaya dasar kedua, setelah itu barulah kita mengajarkan gaya lanjut yaitu gaya punggung dan gaya kupu-kupu. Pada waktu pertama kali kita mengajarkan renang kepada siswa yang sama sekali belum dapat berenang, gaya dasar apakah yang kita dahulukan, gaya bebas atau gaya dada? Hal ini tidak merupakan keharusan bahwa gaya bebas lebih dahulu kita ajarkan, baru kemudian gaya dada atau sebaliknya gaya dada dahulu lalu gaya bebas. Lebih mudah yang manakah antara gaya bebas dan gaya dada untuk mempelajarinya? Masing-masing gaya tersebut mempunyai kesulitan dan mempunyai kemudahan.

Persiapan Awal

Dalam mengajar renang, penting bagi teman-teman untuk mengetahui hal-hal berikut ini:

Metode yang digunakan dalam proses belajar mengajar adalah metode wajar dari Kurt Weisner Austria yang terdiri atas 3 bagian yaitu:
  • Permainan.
  • Latihan-latihan persiapan.
  • Latihan-latihan khusus.
    • Sebelum dimulai siswa harus dihitung jumlahnya dan setelah selesai dihitung lagi.
    • Jarak antara satu siswa dan siswa lainnya dalam melakukan latihan harus cukup, terutama pada gaya dada.
    • Dalam mengajar gaya dada, pada latihan gerakan kaki maupun gerakan lengan dengan aba-aba. Bnetuk recovery kaki maupun lengan dan aba-abanya panjang, sedangkan gerakan mendayung untuk kaki maupun lengan aba-abanya pendek.
Itulah informasi mengenai metode pembelajaran renang yang bisa teman-teman terapkan, semoga bisa bermanfat. Terima Kasih.

5 Metode Pembelajaran Renang yang Efektif Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ikbal H

0 komentar:

Post a Comment