Penjaskesrek

Blog ini Berisi Informasi Seputar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang Cocok untuk Semua Kalangan.

Pengertian dan Cara Melakukan Pukulan Netting Dalam Bulutangkis

Pengertian netting dalam bulutangkis. Pada saat menonton pertandingan bulutangkis pasti kita sering melihat permainan yang dilakukan dekat dengan net, pukulan yang dilakukan dengan pelan oleh pemain ke arah permainan lawan seringkali membuat lawan kewalahan, apalagi jika lawan sudah mengalami kelelahan sehingga kecermatannya mulai berkurang saat mengembalikan shutllecock

Netting Bulutangkis

Permainan netting dalam bulutangkis memang tidaklah mudah, dibutuhkan kecermatan serta keahlian yang cukup untuk melakukannya, kalau tidak maka shuttlecock tidak akan menyeberang dan hanya akan menyangkut di net pada daerah permainan sendiri, hal ini tentu saja malah akan memberikan keutungan bagi lawan.

Namun sebelum membahas lebih lanjut, sebaiknya kita membahas telebih dahulu pengertian dari permainan netting. Apakah permainan netting itu ?. Berikut kita bahas bersama, cekidot.

Pukulan-pukulan dalam permainan netting merupakan pukulan-pukulan yang cukup sulit dalam permainan bulutangkis karena sebagaimana yang telah kami sebutkan sebelumnya bahwa pukulan ini memang memerlukan kecermatan dengan penuh perasaan (feeling). Dalam permainan net ini tenaga hampir tidak diperlukan sama sekali, dengan tenang yang bersifat lentur, shuttlecock yang ringan itu dengan sendirinya akan memantul. Hal ini terutama dalam permainan net di mana shuttlecock diambilnya di atas.

Beberapa prinsip dasar yang harus diperhatikan jika ingin berhasil dalam melakukan pukulan netting dalam bulutangkis adalah:
  • Shuttlecock harus diambil di atas atau setinggi mungkin;
  • Lambungan shuttlecock harus serendah mungkin dengan net;
  • Jatuhnya shuttlecock harus serapat mungkin dengan net.
Shuttlecock harus diambil sewaktu masih di atas karena apabila diambil setelah dibawah akan memperlambat tempo permainan dan dapat memberi kesempatan lawan lebih siap untuk maju, hal ini untuk mempertinggi taraf kesulitan lawan untuk memukul kembali shuttlecock itu, terutama lawan untuk menerobosnya. Maksud memukul shuttlecock merapat di net, dan juga jatuhnya shuttlecock rapat dengan net adalah agar supaya lawan kesulitan untuk mengembalikan shuttlecock itu karena terlalu mepet dengan net maka pengembalian shuttlecock lawan ada kemungkinan shuttlecock tanggung.

Itulah sedikit informasi mengenai permainan netting dalam permainan bulutangkis, intinya saat melakukan pukulan ini haruslah dengan menggunakan feeling yang baik ditunjang dengan kemampuan pukulan yang baik, mudah-mudah bisa bermanfaat tulisan kami. Terima kasih

Pengertian dan Cara Melakukan Pukulan Netting Dalam Bulutangkis Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ikbal H

0 komentar:

Post a Comment