Penjaskesrek

Blog ini Berisi Informasi Seputar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang Cocok untuk Semua Kalangan.

12+ Perlengkapan Tenis Meja Resmi

Tenis meja sebagai salah satu olahraga bola kecil memang cukup populer bagi masyarakat Indonesia, permainan ini mudah dimainkan, cukup dengan memukul bola melewati net, mirip dengan tenis lapangan  namun permainan ini dimainkan diatas meja. Untuk memainkan olahraga ini, dibutuhkan beberapa perlengkapan, apa saja perlengkapan yang dibutuhkan ? berikut kami berikan informasinya. Cekidot

Tenis Meja


Berikut adalah perlengkapan permainan tenis meja:

1. Lantai

Lantai permainan tidak boleh dari batu (semen) atau linoleum, tetapi harus terbuat dari kayu keras yang tidak licin (anti slip), tidak berwarna putih atau mengkilap.
Kita harus berhati-hati apabila menggunakan lantai yang terbuat dari bahan-bahan lain, lantai tersebut dapat memberikan kecepatan pada game yang bersangkutan, tetapi pada umumnya berpengaruh pada kaki lebih keras dari pada kayu.

2. Ruang Permainan

Pada kejuaraan-kejuaraan terbuka dunia dan pertandingan-pertandingan internasional lainnya telah disetujui ukuran-ukuran minimal untuk ruang permaianan sebagai berikut untuk satu meja panjang 14 meter, lebar 7 meter, tinggi 4 meter. Disarankan untuk pertandingan yang lain juga menggunakan ukuran-ukuran tersebut diatas, bilamana tidak dapat sama diusahakan mendekati ukuran-ukuran tadi dengan pengertian panjang tidak boleh kurang dari 12 meter dan lebar tidak boleh kurang dari 6 meter. Bilamana digunakan lebih dari satu meja maka penempatan meja-meja tersebut harus sejajar, jangan berderet ke belakang. Dalam peraturan PTMSI untuk perkumpulan-perkumpulan tenis meja, ukuran minimal untuk satu ruang permainan adalah panjang 10 meter dan lebar 5 meter, apabila keadaan tempat tidak mengizinkan untuk menggunakan ruang permainan yang memadai.

3. Pagar

Pagar yang berwarna gelap setinggi 75 cm harus membatasi (memagari) ruang permainan, memisahkan satu match dengan match lainnya. Pagar ini harus kuat dan stabil, tetapi cukup ringan, mudah jatuh apabila seorang pemain menyentuh pagar itu tanpa melukai si pemain, terutama apabila ada seorang pemain karena tidak dapat menahan geraknya lalu menabrak pagar itu.

4. Latar Belakang

Latar belakang sebaiknya berwarna hijau tua secara merata, tidak berwarna muda atau warnanya tidak merata karena dapat menganggu pandangan pemain. Bola pada latar belakang tersebut terdapat penonton maka sebaiknya penerangan di tempat penonton dikurangi dibandingkan dengan penerangan di atas ruang permainan. Bagaimanapun juga jangan menggunakan penerangan di tempat para penonton yang tingginya setinggi pandangan mata si pemain, harus diperhatikan pula sinar cahaya pada waktu siang yang masuk lewat jendela-jendela yang terdapat pada latar belakang ruang permainan.

5. Lampu Penerangan

Lampu penerangan harus meliputi seluruh permukaan meja secara merata dengan kekuatan cahaya sedikitnya 400 lumen. Setengah dari kekuatan cahaya yang digunakan oleh satu meja tidak boleh digunakan untuk menerangi meja lainnya. Sumber penerangan tersebut tingginya tidak boleh kurang dari 4 meter dari atas lantai tempat bermain.

Penerangan umum di izinkan asal tidak menganggu syarat-syarat yang berhubungan dengan kekuatan cahaya bagaimanapun juga harus difikirkan suatu sistem yang dapat memberikan penerangan kepada semua ruangan. Penerangan di luar arena pertandingan tidak perlu terlalu terang karena hanya sekadar untuk kepentingan penonton dan pemain yang tidak bertanding.
Penggunaan kombinasi antara cahaya alat dan cahaya buatan, penggunaan lampu neon, sebaiknya dihindarkan karena sukar untuk dipertanggungjawabkan, kecuali lampu neon (flourecent lighting) itu terdiri dari tiga phase.

6. Papan Penilain (Scoring Board)

Papan penilaian dalam permainan tenis meja biasa menggunakan peralatan yang sederhana, misalnya papan yang berukuran panjang 40 cm dan lebar 25 cm dapat digunakan sebagai alat untuk menghitung skor atau biji yang diperoleh oleh setiap pemain yang sedang bertanding.

Pembuatan scoring board/papan penilaian dari bahan yang sederhana tersebut sebagai berikut:

Bidang memanjang dari papan itu dibagi 2 bagian, yaitu bagian kanan dan bagian kiri. Pada tiap-tiap bagian dipasang kawat setengah lingkaran. Pemasangan kawat tersebut arahnya bisa dari depan ke belakang melalui atas papan penilaian atau sebaliknya. Kemudian, dua perangkat scor atau biji mulai dari angka 0 sampai dengan angka 30 yang warnanya berbeda, misalnya warna hitam dan warna putih terbuat dari logam atau karton berukurang panjang 10 cm dan lebar 7 cm dimasukkan ke dalam kawat-kawat tersebut. Pemberian biji pada tiap-tiap pemain yang sedang bertanding ialah dengan cara membalikkan angka-angka tersebut dengan cara digeser dari depan ke belakang melalui atas papan. Scoring board sesuai dengan biji atau skor yang diperoleh tiap-tiap pemain.

Pada zaman teknologi mutakhir dewasa ini penggunaan scoring board dalam permainan tenis meja baik pertandingan nasional maupun pertandingan Internasional sudah menggunakan seorang board elektrik digital. Pemberian biji atau skor kepada setiap pemain cukup dengan menekan tombol yang tersedia pada alat tersebut yang sesuai dengan perolehan biji atau skor tiap-tiap pemain yang sedang bertanding.

Untuk memainkan permainan ini ada beberapa sarana dan prasaran yang harus disiapkan terlebih dahulu, karena permainan ini tidak bisa dimainkan disembarang tempat.

7. Meja Tenis

Meja yang dugunakan dalam permainan tenis memiliki ukuran yang sudah ditentukan, meja ini berbentuk segi empat dengan Tinggi meja: 76 cm, Panjang: 274 cm, dan Lebar: 152 cm, tebal meja 3 cm, tebal garis: 1 cm. Adapun permukaan meja ini harus datar dan tidak boleh ada benjolan apalagi permukaan yang tidak rata.

8. Net

Pada awal kumunculan permainan ini, net yang digunakan saat itu adalah buku yang disusun sedemikian rupa dibagian tengah meja.

Net pada permainan tenis meja terletak dibagian tengah lapangan yang memisahkan dua wilayah permainan, net ini biasanya terbuat dari bahan yang kuat seperti nilon yang pada pinggir atas dan bawahnya terdapat kain mirip pita yang warnanya berbeda dengan bagian tengah net.

Untuk ukurannya sendiri, net ini memiliki panjang 183 cm, tinggi net: 15 cm, lebar pita: 15 mm

9. Bet Pemukul

Sama halnya dengan net pada awal permunculannya, dahulu net yang dugunakan juga berupa buku, kemudian beralih ke kayu. Barulah kemudian pada tahun 1901 kayu yang digunakan dilapisi dengan karet, inovas ini ditemukan oleh E. C Goode.

Pemukul (bet) yang digunakan dalam permainan tenis beja berbentuk seperti raket bulu tangkis namun dengan ukuran dan desain yang berbeda. Bet dalam permainan tenis meja terbuat dari kayu ringan yang kemudian dilapisi dengan karet. Untuk beratnya sendiri ditentukan oleh ditentukan gaya permaianan dari si pemakai.

Berat tenis meja : 150 gram, dan ketebalan karet tidak boleh lebih dari 2,00 mm.

10. Bola

Bola dalam permainan tenis meja pada awalnya digunakan bola golf yang dipukul dengan dua buku. Seiring dengan berjalannya waktu ditemukan bola yang lebih ringan, bernama bola seluloid, bola ini ditemukan oleh W. Gibb pada tahun 1901.

Dewasa ini, bola tenis meja berwarna terang mencolok, umurnya orange dan putih, terbuat dari bahan yang ringan. Untuk standar kualitas sendiri ditentukan oleh tinggi pantulan, bola yang baik akan memantul setinggi 23-26 cm jika dijatuhkan dari ketinggian 30 cm.

Diameter bola: 40 cm.
Berat bola 25 gram.

11. Ruangan Tertutup (Indoor)

Ruangan tertutup dalam permainan ini sifatnya opsional, namun dalam pertandingan resmi harus didalam ruangan yang tertutup, hal ini tentu saja dilakukan untuk meminimalisir pengaruh angin yang dapat mempengaruhi bola saat pertandingan.

12. Pakaian

Pemain-pemain tidak boleh menggunakan perlengkapan pakaian yang berwarna atau berwarna muda yang dapat menganggu atau merusak pandangan lawannya. Bade (tanda pengenal perkumpulan) atau tulisan pada baju yang digunakan si pemain tidak boleh terlalu besar atau terlalu mencolok (menonjol) sehingga dapat menganggu warna gelap dari baju tersebut. Hal yang memutuskan bilaman terjadi pelanggaran di dalam peraturan ini adalah Ketua pertandingan atau Referee.

Para pemain diharuskan menggunakan pakaian latihan atau pertandingan bilamana mereka mengadakan latihan atau pertandingan yang ada penontonnya.

Dalam peraturan PTMSI pemakaian sepatu dan kaos kaki tidak termasuk kategori diatas, tetapi yang jelas adalah sepatu harus berwarna putih, boleh menggunakan garis-garis tapi dasarny adalah putih

Adapun induk organisasi Internasional yang menaungi olahraga ini bernama International Table Tenis Federation (ITTF) yang sudah beranggotakan 217 negara dari seluruh penjuru dunia. Sedangkan untuk skala nasional, organisasinya bernama PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia) yang juga telah tergabung menjadi anggota ITTF pada tahun 1961.

Itulah informasi mengani perlengkapan permainan tenis meja, semoga bisa memberikan manfaat bagi kita semua. Terima kasih.

12+ Perlengkapan Tenis Meja Resmi Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ikbal H

0 komentar:

Post a Comment