Penjaskesrek

Blog ini Berisi Informasi Seputar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang Cocok untuk Semua Kalangan.

6+ Teknik Dasar Renang


Teknik dasar renang merupakan hal-hal paling mendasar yang wajib anda kuasai jika ingin belajar berenang dengan baik. Pada pembahasan kali kami kami akan membagi kedalam beberapa bagian lengkap dengan cara melakukannya, mulai dari masuk ke dalam air, bernafas, mengapung, dan juga meluncur. Semua hal tersebut memang terlihat sepele namun cukup menentukan kelancaran pembelajaran renang. 

Nah, untuk lebih jelasnya, teman-teman langsung saja simak artikel dibawah ini, cekidot.

Renang

Teknik Dasar Renang

1. Masuk ke dalam air

Rendam tubuh sebatas leher, kemudian basahi muka dengan kedua tangan berulang-ulang.
Duduk di dasar kolam, kepala tetap di atas permukaan air, kedua telapak tangan diletakkan di samping kiri dan kanan paha
Melompat dengan mempergunakan kedua kaki dirapatkan, gerakannya pendek, lakukan berulang-ulang di tempat.

2. Berjalan


  1. Berjalan dengan lutut ditekuk dan tangan diayun di dalam air. Lakukan ke arah depan berulang-ulang.
  2. Berjalan biasa ke arah depan dan belakang, lakukan berulang-ulang secara berpasangan.
  3. Berjalan dengan langkap panjang dan pendek kearah depan dan belakang. Lakukan sendiri secara berulang-ulang.
  4. Berjalan ke arah depan dengan menendangkan kaki, lakukan secara berulang-ulang.

3. Bernafas


  1. Badan dibungkukkan ke depan, dagu ke di bawah permukaan air, tiupkan udara dari mulut sehingga tampak ada riakan air.
  2. Tiupkan bola pingpong di permukaan air, lakukan terus menerus sambil berjalan membungkuk
  3. Tarik nafas sedalam-dalamnya dengan mulut dibuka ¾ nya, masukkan muka ke bawah permukaan air, tiupkan udara ke dalam air dengan membuka mulut setengahnya, lakukan berulang kali.
  4. Bernafas naik turun di atas dan di bawah permukaan air sebanyak 5-10 kali dengan mata ½ dibuka.
  5. Tarik nafas sedalam-dalamnya, kemudian keluarkan melalui mulut dan hidung sedikit demi sedikit sambil menyelam, lakukan selama 5 detik sambil menyelam. Lakukan selama 5 detik setiap kalinya. Cara mengeluarkan udara di dalam air ada dua cara, yaitu secara sedikit demi sedikit (trickle) dan sekaligus (eksplosive).
  6. Saling berhadapan dengan partner, berpegangan tangan, bergerak naik turun ke dalam air secara bergantian.
  7. Menyelam secara bergantian dan mencoba menghitung jumlah jari jemari partnernya di dalam air.

4. Mengapung

Belajar mengapung berkaitan dengan hukum Archimedes

  1. Mengapung merupakan latihan keterampilan penyelamatan diri yang sangat penting di dalam air. Kemampuan mengapung dalam posisi telentang dan telungkup sangat penting dalam pembentukan rasa percaya diri.
  2. Saling berhadapan dengan partner, condongkan badan ke depan secara perlahan-lahan, bukan kedua tungkai kaki dan lengan, sehingga mengapung seperti bentuk binatang. Partnernya memberi bantuan dengan menyambut telapak tangannya bilamana mengalami kesulitan, kemudian lakukan latihan seperti itu secara sendiri-sendiri.
  3. Saling berhadapan dengan partner, latihan seperti tadi hanya sekarang posisi badan telentang, partnernya menahan bagian belakang kepala, jika temannya mengalami kesulitan pada saat latihan, atau pada saat sulit bangun ke posisi berdiri kembali. Latihan diulang-ulang sampai latihan betul-betul dikuasai.
  4. Latihan mengapung dengan mengubah sikap telentang ke sikap telungkup. Gerakkan kepala ke atas atau tekuk lutut dan tarik tumit ke belakang.

5. Meluncur

Berdiri tegak, kedua lengan lurus ke atas dirapatkan
Bungkukkan tubuh ke depan, dada sampai mengenai permukaan air.
Tolakkan salah satu kaki ke dinding tembok, pertahankan sikap meluncur sampai berhenti. Ulangi latihan ini sampai 8 kali. Bila dengan jumlah latihan itu belum mahir, terus diulangi lagi.
Pada saat meluncur, tubuh dikatakan seimbang jika titik gaya berat dan titik gaya apung terletak pada garis vertikal.

Kesalahan Umum


  1. Tolakan kaki lemah.
  2. Sebelum kaki ditolakkan panggul sudah jauh dari dinding tembok.
  3. Luncuran belum berakhir sudah dihentikan.
  4. Otot-otot pada bagian tangan, leher, badan dan tungkai kaki tidak relaks.

6. Melompat

Bentuk latihan melompat, akan diberikan jika latihan mengapung di tempat sudah dikuasai dengan baik. Caranya sebagai berikut:

  • Posisi berdiri, condongkan badan ke belakang kemudian melompat dengan mempertahankan sikap mengapung. Lakukan latihan ini sampai rasa takutnya hilang, dan dapat mengatasi air tidak masuk ke hidung.

Itulah sedikit informasi mengenai teknik dasar renang, semoga bisa bermanfaat bagi teman-teman sekali. Terima kasih dan salam olahraga.

6+ Teknik Dasar Renang Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ikbal H

0 komentar:

Post a Comment