Penjaskesrek

Blog ini Berisi Informasi Seputar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang Cocok untuk Semua Kalangan.

Gerakan Senam Ritmik/Irama dengan Simpai (Hulahoop)


Halo teman-teman, setelah sebelmnya kita membahas mengenai senam ritmik dengan tali dan bola, maka  sekarang kita sampai pada alat yang ketiga yaitu simpai (hulahoop). Mau tahu seperti apa gerakan-gerakannya, berikut kami berikan informasinya. Cekidot

Simpai adalah alat berbentuk cincin besar yang terbuat dari fiber glass atau jika untuk digunakan anak-anak dapat dibuat dari satu bilah bambu atau rotan yang dipertemukan kedua ujungnya membentuk lingkaran. Untuk menambah indah bentuknya, simpai dapat diwarnai dengan menempelkan selotif berwarna, atau melingkarkan kertas hiasan berwarna di sekeliling batangnya, berselang-seling antara dua atau lebih warna sehingga memperoleh motif kontrasnya.

Senam Ritmik dengan Simpai

Gerakan Ritmik dengan Simpai

Teknik-teknik gerakan simpai memerlukan tenaga sehingga dapat membantu mengembangkan kekuatan, koordinasi dan kelentukan ekstremitas (anggota tubuh) atau terutama lengan dan bahu.

a. Ukuran simpai

Simpai terbuat dari kayu, pipa aluminium ataupun plastik. Ukurannya juga ada bermacam-macam, tapi umumnya sekitar: Lebar 1 ¼ inchi, diameter lingkaran dalam 27 inchi. Bila ada dapat juga menggunakan bahan dari rotan.

b. Gerakan dasar

Latihan dengan simpai terdiri atas: 
  1. Mengayun
  2. Melompat
  3. Melingkar
  4. Melambung.

Dalam gerakan mengayun, melingkar dan melambung, simpai dipegang dalam bidang horizontal, frontal melintang di depan badan, di belakang badan, atau di samping badan bergerak ke depan dan ke belakang.
Gerakan dengan simpai harus halus, mengalir, dengan gerakan lengan, tungkai dan badan terkoordinasikan dengan gerakan simpai.

c. Teknik Gerakan

1. Gerakan Mengayun

Mengayun dilakukan dengan lengan lurus dan gerakan mulai dari bahu. Bila simpai diayun pada bidang frontal menyilang di depan badan, lebih baik menggunakan pegangan menghadap belakang. Gerakan mengayun simpai dapat menggunakan satu tangan, atau dengan kedua tangan.

2. Gerakan Melompat

Bila simpai diayun ke depan dan lompatan ke dalam simpai, lengan harus lurus. Keluar dari simpai lengan bengkok dan di akhir gerakan lengan lurus lagi. Bila ayunan simpai ke belakang, maka gerakannya adalah sebaliknya.

3. Gerakan melingkar

Gerakan melingkar dimulai dari pergelangan tangan. Gerak melingkar dilakukan di depan atau di belakang badan, dapat dimulai apakah simpai berputar ke dalam atau ke luar. Bila gerakan melingkar di depan badan, pegangan harus dengan telapak tangan ke depan.

Melingkar simpai ke dalam atau ke luar adalah dengan meluruskan jari-jari dan ibu jari melepaskan melepaskan pegangan terhadap simpai. Simpai melingkar di antara ibu jari dam telunjuk dan pada punggung tangan.

Bila melingkarkan di punggung tangan, mulailah dengan pegangan yang sama (telapak tangan menghadap ke depan) . Tetapi segera setelah jari-jari diluaruskan putar tangan ke bawah dan simpai akan melingkar dilanjutkan, kemudian simpai akan melingkar pada jari-jari yang lurus.

Memindahkan simpai dari tangan ke tangan tangan kiri harus dilakukan dengan gerakan kontinyu. Ini hanya dapat dicapai dengan cara menempatkan tangan yang bebas dengan tangan yang sedang melingkar. Bila memindahkan simpai ke tangan yang berbeda di depan badan, tenpatkan kedua tangan berdekatan pada posisi yang sama dengan kedua kelingking berhadapan. Bila pertukaran di belakang badan maka telunjuk bersatu untuk menukar. Pada saat melingkar ke belakang, ayunan mesti diberikan agar simpai naik vertical ke atas kepala.

4. Gerakan melambung

Gerakan melambung dapat dimulai dari bahu atau pergelangan tangan. Lepaskan simpai pad akhir dari ayunan, dan tangkap simpai di antara ibu jari dan telunjuk.

d. Menggelindingkan simpai

simpai juga dapat digelindingkan sebagai latihan yang menarik. Misalnya lari dari sampingnya, atau melompatnya saat simpai menggelinding. Anak-anak suka sekali gerakan semacam ini.

Di samping itu, simpai pun dapat digelindingkan secara terbalik. Maksudnya, ketika simpai dilempar menjauh dengan cara tertentu, ketika menyentuh ke lantai, simpai tersebut bukannya menjauh, tetapi malahan kembali ke arah pelambung. Cobalah minta anak melakukannya, dan tanyakan kepada mereka, mengapa ada gejala seperti tersebut, dan minta mereka menemukan jawabannya.

Sebenarnya gejala tersebut bisa terjadi karena gaya simpai sebenarnya sudah diciptakan sedemikian rupa sehingga memiliki gaya mendekat ke pelempar. Gaya ini dibuat oleh pelempar yang sudah memberikan gaya berputar ke arah dalam, meskipun simpai terlempar ke arah luar menjauhi pelempar. Caranya, lemparkan simpai menjauh dari ayunan belakang ke depan, tetapi di saat terakhir sebelum dilepas, lecutkan pergelangan tangan ke atas dengan gerakan cepat dan tiba-tiba, sehingga ketika simpai lepas menjauh, pada saat yang sama simpai itu berputar ke arah dalam. Ketika simpai menyentuh lantai, maka terjadi gesekan dan gaya putaran yang terjadi di atas sedikit berkurang, tetapi masih cukup untuk menjalankan simpai kembali ke arah pelempar. Semakin kuat tenaga lecutan tangan ketika hendak melepas, semakin kuat pula gaya yang tersisa pada simpai untuk kembali, sehingga jarak yang ditempuh bisa semakin jauh.

e. Gerakan mendayung

1. Mengayun dan melenting

Kedua lengan di samping mendatar, simpai di tangan kanan, tangan hadap belakang, kaki terbuka, berat di kaki kanan. Ayun simpai ke bawah di depan badan, ke kiri, tangkap dengan tangan kiri, tangan depan. Pindah berat ke kiri, badan atas lenting ke kanan. Ayun simpai ke atas kepala ke kiri dan kembali ke posisi semula.

2. Mengayun ke depan dan ke belakang

Berdiri dengan kaki rapat, simpai di tangan kanan di samping badan, tangan menghadap ke dalam. Ayun simpai ke depan dan ke belakang. Ganti tangan.

3. Ballet point

Berdiri dengan kaki kiri di depan, simpai di samping kanan, tangan hadap ke dalam. Membungkuk sambil membengkokkan kaki kanan, ayun simpai ke belakang, ganti simpai ke tangan kiri, ayun simpai ke depan dan pindahkan berat badan kekaki kiri di depan. Ganti gerakan depan dan pindahkan berat badan ke kaki kiri di depan. Ganti gerakan dari tangan kiri.

4. Melenting ke belakang

Berdiri, kaki kiri di depa, simpai di tangan kanan, telapak menghadap ke atas. Ayun simpai ke atas di depan badan, kedua lengan diayun ke depan. Biarkan lengan kiri lurus di depan, dengan lentingan badan ke belakang, bawa simpai ke belakang. Ayun simpai ke sikap permulaan.

5. Gelombang badan

Berdiri kaki rapat, kedua lengan diangkat ke depan, simpai pada tangan kanan, hadap ke dalam. Ayun simpai ke bawah, belakang, atas sambil melakukan body wave. Berakhir dengan tangan menghadap ke luar. Putar simpai keuar dua kali dan kembali ke posisi asal, tangan hadap ke dalam.

6. Ayun mendatar di depan dan di belakang

Berdiri, simpai di pegang di sebelah kanan dengan dua tangan, tangan ke dalam simpai horizontal. Ayun simpai datar ke samping kiri, berat badan ke kiri, putar simpai ke belakang. Pindahkan berat badan dan ayun simpai ke posisi asal.
7. Putar simpai meregang samping

Berdiri kaki terbuka, simpai dipegang frontal di kiri, tangan kanan hadap depan dan tangan kiri hadap belakang. Tangan kanan melintas ke atas kiri, simpai berputar setengah, dan meregang ke kiri sambil berat pindah ke kaki kiri. Ganti arah gerakan dan kembali ke asal.

8. Putar mendatar

Berdiri, pegang simpai dengan dua tangan di depan badan, lengan mendatar, telapak tangan ke dalam. Pegang simpai dengan tiga jari, ibu jari, telunjuk dan jari tengah. Gerakkan jari-jari, putar simpai ke dalam dan ke luar.

f. Gerakan Melompat

1. Lompat depan

Berdiri, simpai di depan badan, lengan datar, telapak ke bawah. Ayun simpai ke bawah dan melompat seperti pada lompat tali.

2. Lompat belakang

Berdiri, simpai dipegang di atas kepala, telapak ke atas. Ayun simpai ke bawah di belakang badan, dan lompat seperti lompat tali.

3. Leap dengan kaki belakang bengkok

Berdiri, simpai dipegang dengan dua tangan di depan serong atas. Telapak ke dalam. Lari tiga langkah ke depan, dan bawa simpai ke bawah dan leap simpai dengan kaki kanan, lutut kiri bengkok ke belakang.

4. Waltz turn

Tangan mendatar ke samping kanan, tangan kanan hadap ke depan, tangan kiri hadap ke belakang. Kaki kiri langkah ke kiri, ayun simpai ke bawah di depan dan melangkah ke dalam dengan kaki kanan, putar ke kiri dan melangkahkan kaki kiri ke dalam simpai ke kanan. Berakhir berdiri dalam simpai, bawa simpai dari belakang ke atas kepala, telapak tangan menghadap ke depan, putar simpai ke bawah dan kembali ke posisi semula.

g. Gerakan melingkar

1. Melingkar

Berdiri, lengan mendatar ke samping, simpai di tangan kanan, telapak ke depan. Lingkarkan simpai ke dalam atau lingkarkan simpai ke luar.

2. Melingkar di depan badan dan pindah

Berdiri, simpai di tangan kanan, telapak tangan ke depan. Lingkarkan simpai ke dalam. Pindahkan simpai ke tangan kiri, ayun ke kiri samapi lengan lurus ke kiri. Ganti arah.

3. Bergantian tangan melingkar

Berdiri, lengan datar ke samping, simpai di tangan kanan, telapak tangan ke depan. Lingkarkan simpai dengan tangan kanan ke dalam. Pindahkan ke tangan kiri di depan badan, lanjutkan melingkar ke luar.

4. Ganti tangan di belakang badan

Berdiri, simpai di tangan kanan telapak hadap depan. Ayun simpai ke bawah dan ke dalam di belakang badan, pindahkan simpai di belakang dan ayun ke sebelah kiri.

5. Melingkar ke belakang dan ayun silang ke depan

Berdiri, simpai di tangan kanan, telapak tangan ke depan, lengan mendatar ke samping. Lingkarkan simpai ke dalam di belakang badan dan dengan cepat ubah pegangan jadi menghadap ke belakang. Ayun simpai di depan badan dan pindahkan ke tangan kiri.

6. Lingkar depan, belakang dan pindah

Berdiri, simpai ke sebelah kanan, telapak ke depan. Lingkarkan simpai ke dalam dan ubah telapak menghadap ke belakang, dan lingkarkan di belakang badan. Ayun simpai di belakang badan ke kiri, tangkap dengan tangan kiri dan ganti gerakan.

7. Melingkar di depan kepala

Berdiri simpai di tangan kanan, lengan mendatar ke samping, telapak menghadap ke depan. Lingkarkan simpai ke dalam, bawa tangan  kanan ke depan badan, lanjutkan melingkar. Stop gerakan atau pindah ke tangan kiri.

8. Melingkar di atas bahu

Berdiri, tangan kanan di depan mendatar, simpai di tangan kanan dengan telapak keluar. Ayun simpai ke belakang luar bahu kiri, putar telapak ke atas, lingkarkan ke belakang ke luar bahu kanan.

9. Melingkar datar ke depan badan

Berdiri, lengan knana datar ke samping, tangan hadap bawah, lingkarkan simpai mendatar di depan badan antara telunjuk dan ibu jari. Ganti dengan tangan kiri.

10. Melingkar datar di depan dan depan depan kepala
Lengan kanan datar ke samping memegang simpai, tangan menghadap ke bawah. Lingkarkan simpai datar di depan badan dan secara bertahap tangan naik ke atas kepala. Lanjutkan melingkarkan simpai pada bidang datar.

h. Gerakan Melambung

1. Berdiri dan melambungkan

Berdiri, lengan di samping, simpai di tangan kanan, telapak ke dalam. Lambungkan simpai ke atas di depan badan dengan gerakan pergelangan tangan, tangkap simpai dengan tangan kiri. Dari samping kiri.

2. Lari, lambung dan leap

Berdiri, lengan di samping badan, simpai di tangan kanan, telapak tangan ke dalam. Lari-lari dan lambung simpai ke atas saat leap dengan kaki kanan di depan. Tangkap simpai dengan tangan kiri dan buat scale (sikap kapal terbang), sambil mengayun simpai ke belakang dekat tungkai yang diangkat.

3. Pertukaran

Berdiri, simpai di tangan kanan, tangan menghadap ke dalam, lengan di samping. Lompat ke udara tukar kaki, dan sambil melambungkan simpai ke atas dan tangkap dengan tangan kiri.

4. Melambungkan di depan badan 

Berdiri, berat badan di kaki kanan, tangan kanan datar ke samping, tangan hadap ke depan. Lambungkan simpai ke atas kepala dan tangkap dengan tangan kiri, tangan menghadap ke depan. Putar tangan hadap belakang dan lambungkan kembali simpai ke sebelah kanan.

Itulah informasi mengenai Gerakan senam ritmik/irama dengan menggunakan alat simpai atau yang lebih sering kita sebut dengan hulahoop. Semoga bisa memberikan manfaat bagi teman-teman dan Terima Kasih

Gerakan Senam Ritmik/Irama dengan Simpai (Hulahoop) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ikbal H

0 komentar:

Post a Comment