Penjaskesrek

Blog ini Berisi Informasi Seputar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang Cocok untuk Semua Kalangan.

Hakikat dan Ciri-ciri Pencak Silat Indonesia


Halo teman-teman, kali ini kami akan mengulas mengenai hakikat dan ciri dari pencak silat. Kita pasti pernah bertanya, apasih yang menjadi ciri khas pencak silat dan membedakannya dengan bela diri yang lain ? semua pertanyaan itu akan coba kami jawab dalam beberapa baris tulisan berikut ini. Cekidot.

Pencak Silat

Pencak silat merupakan salah satu cabang olahraga dan juga seni beladiri yang menurut sejarahnya merupakan olahraga beladiri yang berasal dari Indonesia kita tercinta. Kita sebagai bangsa Indonesia dituntut untuk melestarikan dan mengembangkannya. 

Menurut artinya, pencak silat adalah pembelaan diri insan Indonesia untuk menghindarkan diri dari malapetaka. Oleh karena itu kita sebagai bangsa Indonesia merasa berkewajiban melestarikan dan sekaligus mengembangkannya. 

Ada beberapa ciri pencak silat yang berkaitan dengan jasmani diantaranya peranan pencak silat terhadap kebugaran jasmani. Dalam prakteknya peran tersebut diaplikasikan pembentukan sikap dan gerak pencak sikat.

1. Hakikat Pencak Silat

Unsur-unsur budaya bernilai luhur yang hidup di kalangan seluruh unsur bangsa Indonesia, inti-intinya yang telah membaur telah digali, diangkat dan dirumuskan menjadi salah satu falsafah ideologi seluruh bangsa Indonesia, yakni Pancasila (PB.IPSI, 1986). Dengan demikian, seluruh unsur budaya bangsa Indonesia yang bernilai luhur, termasuk pencak silat, merupakan bentuk-bentuk penjabaran falsafah dan Ideologi Pancasila.
Pencak silat sebagai hasil krida budi atau karya pengolahan akal, kehendak dan rasa yang dilandasi kesadaran akan kodrat manusia sebagai makhluk prbadi dan makhluk sosial ciptaan Tuhan yang Maha Esa, terdiri dari aspek yang merupakan satu kesatuan bulat, yakni aspek mental spiritual, bela diri, seni dan olahraga. Keempat aspek tersebut baik masing-masing maupun sebagai kesatuan mengandung materi pendidikan yang menyangkut sifat ideal, yakni sifat dan sikap yang menjadi idaman yang bagi hidup pribadi, hidup di masyarakat dan hidup beragama.

2. Ciri-ciri bela diri pencak silat

Manusia sebagai makhluk hidup bermasyarakat, mempunyai kebutuhan naluriah untuk menjamin keamanan dan kesejahteraan diri maupun masyarakatnya. Sejalan dengan perkembangan budaya manusia terdapat anggota masyarakat yang secara khusus memikirkan cara-cara terbaik sebagai suatu keterampilan dalam menjamin keamanan dan kesejahteraan. Kterampilan itu kemudian dipraktekkan sebagai eksperimen yang secara terus menerus diperbaiki dan disempurnakan dan akhirnya menjadi cara pembelaan diri bagi sesuatu bangsa. Bagi bangsa Indonesia seni beladiri dengan nama pencak silat.

Istilah pencak silat sebagai seni bela diri bangsa Indonesia, merupakan kata majemuk adalah hasil keputusan seminar pencak silat tahun 1973 di Tugu bogor. Sedangkan defenisi pencak silat selengkapnya dibuat oleh Pengurus Besar IPSI bersama BAKIN pada tahun 1975, sebagai berikut: Pencak silat adalah hasil budaya manusia Indonesia untuk membela/mempertahankan eksistensi (kemandirian dan integritas manunggalnya) terhadap lingkungan hidup/alam sekitarnya untuk mencapai keselarasan hidup guna peningkatan iman dan taqwa kepada Tuhan yang Mana Esa.

Pencak silat Indonesia mempunyai sifat khusus, sebagai berikut:

Ciri-ciri umum pencak silat Indonesia


  1. Pencak silat mempergunakan seluruh bagian tubuh dan anggota badan dari kuku pada ujung jari-jari kaki atau tangan sampai dengan rambut (terutama wanita) untuk membela diri.
  2. Pencak silat dilakukan dengan tangan kosong atau dengan senjata.
  3. Pencak silat tidak memerlukan senjata tertentu, benda apapun dapat dijadikan senjata (kayu, batu, pasir, payung, saputangan, tas, tusuk konde, sendal, selendang dan sebagainya).
  4. Pencak silat lahir dan tumbuh serasi dengan; alam sekitarnya, alat istimewa, adab sopan santunnya, temperamennya/watak dan kepribadian suku bangsanya, agama atau kepecayaan dan kebatinannya.

Ciri khusus pencak silat


  1. Sikap tenang, lemas (relax) dan waspada.
  2. Mempergunakan kelincahan, kelentukan, kecepatan, saat (timing) dan sasaran yang tepat disertai gerak reflek untuk mengatasi lawan bukan mengandalkan kekuatan tenaga.
  3. Mempergunakan prinsip (timbang badan), permainan posisi dengan perubahan pemindahan titik berat badan.
  4. Memanfaatkan setiap serangan dan tenaga lawan.
  5. Menghemat, menyimpan tenaga, mengeluarkan tenaga sedikit mungkin (ekonomis).

Itulah informasi mengenai hakikat dan ciri-ciri pencak silat, semoga bisa menambah pengetahuan dan bermanfaat bagi teman-teman, dengan begitu kita bisa menjaga dan melestarikan apa yang telah diwariskan oleh nenek moyang kita dahulu. Terima kasih

Hakikat dan Ciri-ciri Pencak Silat Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ikbal H

0 komentar:

Post a Comment