Penjaskesrek

Blog ini Berisi Informasi Seputar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang Cocok untuk Semua Kalangan.

9+ Faktor yang Mempengaruhi Kebugaran Jasmani

Dalam kehidupan sehari-hari dengan kegiatan yang banyak. Kita dituntut untuk selalu tampil prima. Padahal, kemampuan tubuh kita berbeda-beda. Ada yang kuat dan ada yang lemah, kebugaran jasmani erat kaitannya dengan kesehatan tubuh dan daya tahan tubuh terhadap lingkungan maupun aktivitas. Apa sajakah faktor-faktor yang mempengaruhi kebugaran jasmani ?

Faktor yang Mempengaruhi Kebugaran Jasmani

Faktor yang Mempengaruhi Kebugaran Jasmani

1. Umur

Umur mempengaruhi hampir semua komponen kebugaran jasmani. Pada daya tahan cardio vascular ditemukan, sejak usia anak-anak sampai sekitar 20 tahun, daya tahan cardio vascular meningkat dan mencapai maksimal pada usia 20-30 tahun. Daya tahan tersebut akan terus menurun seiring dengan bertambahnya usia, namun penurunan ini dapat berkurang bila seseorang berolahraga sejak dini. 

Peningkatan kekuatan otot pria dan wanita sama sampai usia 12 tahun, selanjutnya setelah usia pubertas pria lebih banyak peningkatannya. Kekuatan otot yang maksimal dicapai pada usia 25 tahunyang secara berangsur-angsur menurun dan pada usia 65 tahun kekuatan otot hanya tinggal 65%-70% dari yang dimiliki sewaktu berusia 20-30 tahun. Pengaruh umur terhadap kelentukan dan komposisi tubuh pada umumnya terjadi karena proses menua yang disebabkan oleh menurunnya elastisitas otot karena berkurangnya aktifitas.

2. Jenis kelamin

Kebugaran jasmani pada pria dan wanita berbeda karena adanya perbedaan ukuran tubuh yang terjadi setelah masa pubertas. Daya tahan cardio vascular pada usia anak-anak tidak berbeda, namun setelah masa pubertas terdapat perbedaan karena wanita memiliki jaringan lemak yang lebih banyak dan kadar hemoglobin yang lebih rendah dibandingkan dengan pria. 

Hal yang sama juga terjadi pada kekuatan otot, perbedaan kekuatan antara pria dan wanita disebabkan oleh adanya adanya perbedaan ukuran baik besar maupun proporsinya dalam tubuh. Nilai perbedaan tidak sama pada semua kelompok otot, namun pada umumnya perbedaan kekuatan mutlak antara pria dan wanita terlihat jelas pada otot-otot bagian atas. Besarnya kekuatan otot ini memegang peranan penting dalam daya tahan otot.

3. Genetik

Level kemampuan fisik seseorang dipengaruhi oleh gen yang ada dalam tubuh. Genetik atau keturunan yaitu sifat-sifat spesifik yang ada dalam tubuh seseorang dari sejak lahir. 

Sifat genetik yang ada dalam diri seseorang akan berpengaruh terhadap kemampuan-kemampuan tubuh, seperti speed, kelentukan, keseimbangan tubuh dll. Selain itu, sifat genetik mempengaruhi fungsi pergerakan anggota tubuh dan kontraksi otot. 

Hal ini sangat erat hubungannya dengan struktur yang menyusun otot itu sendiri. Gen juga berpengaruh terhadap kapasitas jantung paru, postur tubuh, obesitas, hemoglobin/ sel darah serta otot.

4. Makanan/ Gizi

Makanan sangat perlu, contohnya protein, kebutuhan akan protein bagi orang dewasa adalah 0,8 gram per kg berat badan. Dari peneltian-penelitian ternyata dianjurkan untuk atlet endurance memerlukan paling sedikit 1 gram per kg berat badan, dan akan lebih menguntungkan bila mengkonsumsi sampai 2 gram per kg berat badan, selama melakukan latihan-latihan endurance berat. 

JIka anda ingin mempertahankan dan meningkatkan kebugaran jasmani anda, maka sangat dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat, protein dan lemak yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh para ahli gizi.

5. Rokok

Kebiasaan merokok terutama berpengaruh terhadap daya tahan cardio vascular. Pada asap tembakau terdapat 4% carbon monoksida (CO). Kemampuan karbondioksida mengikat hemoglobin jauh lebih besar jika dibandingkan denganh oksigen, karenanya CO akan memenangkan pertarungan di dalam tubuh, dengan begitu maka tubuh akan lebih mudah mengalami kelelahan.

Hemoglobin ini didalam tubuh berfungsi sebagai alat pengangkut oksigen untuk diedarkan ke seluruh tubuh, sehingga daya ikat CO pada hemoglobin akan menghambat pengangkutan oksigen ke jaringan tubuh yang membutuhkannya. Bila seseorang merokok 10-12 batang sehari didalah hemoglobin mengandung 4,9% CO maka kadar oksigen yang diserap kejaringan tubuh akan menurun sekitar 5%.

6. Makanan dan gizi

Makanan dan gizi sangat diperlukan bagi tubuh untuk proses pertumbuhan, pergantian sel tubuh yang rusak dan untuk mempertahankan unsur-unsur yang diperlukan tubuh antara lain protein lemak, karbohidrat, garam-garam , mineral, vitamin dan air.

7. Faktor Tidur dan Istirahat

Setelah melakukan aktivitas tubuh sangat lelah, hal ini disebabkan pemakaian tenaga untuk aktivitas  bersangkutan. Untuk mengembalikan tenaga yang telah terpakai diperlukan istirahat dan tidur agar tubuh akan menyusun kembali tenaga yang hilang.

8. Faktor Lingkungan

Lingkungan adalah tempat dimana seseorang tinggal dalam waktu lama. Dalam hal ini menyangkut lingkungan fisik serta sosial ekonomi. Lingkungan yang baik dan kondusif akan mempengaruhi seseorang, baik fisik ataupun mental.

9. Faktor Latihan dan Olahraga

Faktor latihan dan olahraga juga dapat digunakan untuk meningkatkan kebugaran jasmani. Latihan fisik adalah suatu kegiatan yang menurut cara dan aturan tertentu, yang mempunyai sasaran untuk meningkatkan efesiensi fa’al tubuh dan sebagai hasil akhir adalah peningkatan kesegaran jasmani. (Dangsina Moelek,1984:12 ).

Semua faktor-faktor diatas berpengaruh besar terhadap kebugaran jasmani masing-masing orang. Dengan penanganan khusus dan rutin tiap oarang mampu meningkatkan kebugaran jasmaninya. Namun penting pula untuk diketahui bahwa untuk meningkatkan kebugaran jasmani, diperlukan usaha-usaha yang konsisten.

Itulah informasi seputar 9+ faktor yang mempengaruhi kebugaran jasmani seseorang, semoga bisa bermanfaat bagi teman-teman yang membutuhkan. Salam olahraga dan Terima kasih.

9+ Faktor yang Mempengaruhi Kebugaran Jasmani Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ikbal H

0 komentar:

Post a Comment