Penjaskesrek

Blog ini Berisi Informasi Seputar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang Cocok untuk Semua Kalangan.

Pengertian Kebugaran Jasmani

Pernahkah anda melihat seseorang yang tanpa terlihat lelah melakukan aktivtas yang terus menerus? mengapa demikian? itulah yang dinamakan dengan orang yang memiliki kebugaran jasmani yang baik. Kebugaran jasmani berbeda dengan sehat, dapat dikemukakan bahwa semua orang sehat belum tentu bugar, namun semua yang bugar sudah pasti sehat.

Pada pembahasan kali ini, kami akan sedikit mengupas mengenai pengertian kebugaran jasmani, semoga artikel ini bermanfaat bagi teman-teman yang membutuhkan. Cekidot.

Kebugaran Jasmani

Pengertian Kebugaran Jasmani

Kebugaran jasmani adalah bentuk kemampuan seseorang untuk melakukan pekerjaan dengan efisien tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti. Karena itu kebugaran jasmani merupakan kebutuhan yang penting bagi setiap individu apakah dia atlet, siswa, pegawai, ataupun orang biasa (Halim, Nur Ichsani 2011:5 )

Kebugaran Jasmani adalah kemampuan seseorang untuk menunaikan tugasnya sehari hari dengan gampang, tanpa merasa lelah yang berlebihan dan masih menikmati waktu senggangnya dan untuk kepeluan-keperluan mendadak (Sumosardjuno, Sadoso 1996 :19)

Ditinjau dari segi faal (fisiologi) kebugaran jasmani adalah kesanggupan dan kemampuan tubuh melaksanakan tugas pembebanan fisik yang diberikan kepadanya (pekerjaan sehari-hari) tanpa menimbulkan kelelahan yang berlebihan.

Secara sederhana seseorang dikatakan bugar apabila anda mampu mengerjakan aktivtasnya sehari-hari secara maksimal tanpa mengalami kelelahan yang berarti.

Komponen-Komponen Kebugaran Jasmani 

Berbicara mengenai komponen-komponen kebugaran jasmani memang tidak bisa dilepaskan dari tubuh manusia itu sendiri, komponen ini nyata dalam tubuh, meskipun keberadaannya masih abstrak. Komponen-komponen kebugaran jasmani ini menjadi taraf kualitas kebugaran seseorang. Seseorang dikatakan bugar  jika mampu melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari tanpa mengalami hambatan yang berarti, dan dapat melakukan tugas berikutnya dengan baik dan segar.

Pengelompokan jenis komponen kebugaran jasmani banyak sekali ragam dan pemberdayaannya, akan sangat tergantung dari sudut pandang mana, jenis dan pengelompokkan tersebut disusun, tinjauan ilmiah yang digunakan, serta atas maksud dan kegunaan apa pengelompokkan jenis tersebut akan digunakan.

Pengelompokan komponen kebugaran jasmani seperti dalam dasar-dasar evaluasi pendidikan jasmani yang disusun oleh Wahjoedi (1994), adalah :

a. kebugaran yang berhubungan dengan kesehatan, pada pembagian pertama ini terdiri dari daya tahan jantung dan paru-paru, daya tahan otot, kelentukan dan komposisi

b. kebugaran yang berhubungan dengan keterampilan. Pada pembagian ini terdiri dari; kecepatan, kelincahan, daya ledak, keseimbangan dan koordinasi. Komponen komponen tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Daya Tahan (Endurance)

Daya tahan adalah kemampuan jantung untuk memompa darah dan paru paru untuk melakukan respirasi dan kerja kontraksi otot dalam waktu yang lama secara terus menerus tanpa mengalami kelelahan, yang berarti segera pulih dalam waktu yang singkat. Klasifikasi daya tahan:
  • Daya Tahan Aerobik adalah sistem pengarahan energi (menghirup, menyalurkan dan menggunakan untuk kontraksi otot) dengan menggunakan oksigen, memiliki daya tahan akan membuat seseorang sanggup untuk melakukan aktivitas terus menerus dalam waktu yang relatif lama. Lebih khusus lagi bagi para peserta didik yang diarahkan untuk mengambil spesialisasi cabang olahraga atletik nomor jarak lari menengah ataupun marathon. Tingkat kesegaran aerobik dipengaruhi oleh faktor-faktor keturunan, jenis kelamin, usia, lemak tubuh, dan tingkat aktivitas.
  • Daya Tahan Anaerobik adalah merupakan istilah untuk menyebut cara kerja otot dalam waktu yang relatif singkat tanpa menggunakan oksigen. 

2. Kekuatan (Strength)

Kekuatan adalah kemampuan tubuh mengarahkan tenaga untuk mengarahkan beban yang diberikan. 

Klasifikasi kekuatan adalah:
  • Kekuatan maksimal, tipe kekuatan ini memiliki ciri jika seseorang mampu mengangkat sekali saja beban yang diberikan dan tidak mampu mengangkat lagi tanpa istirahat terlebih dahulu, atau dalam istilah kebugaran biasa disebut dengan 1 RM (1 Repetition Maksimum).
  • Kekuatan cepat, tipe kekuatan ini memiliki ciri jika seseorang mampu mengangkat beban dalam jumlah yang besar dengan segera (dalam satuan waktu yang kecil), dalam istilah yang lebih umum kecepatan ini dapat juga disebut dengan daya ledak.
  • Daya tahan kekuatan, tipe kekuatan ini memiliki ciri jika seseorang mampu mengangkat beban besar berulang ulang dalam waktu yang lama.

3. Komposisi tubuh

Komposisi tubuh adalah perbandingan jumlah lemak yang terkandung dalam tubuh dengan berat badan seseorang. kandungan lemak yang berlebihan akan mengakibatkan terdesaknya organ tubuh yang lain sehingga mengganggu kinerja organ tersebut. Namun, lemak tak jenuh ini akan dijadikan oleh tubuh sebagai cadangan apabila tubuh kehabisan karbohidrat dan glukosa dalam tubuh.

4. Kelentukan (Flexibility)

Kelentukan adalah kemampuan tubuh untuk menggunakan otot dan persendian dengan rentang yang luas.

5. Kecepatan (Speed)

Kecepatan adalah kemampuan untuk memindahkan tubuh dan menggerakkan anggota tubuh dengan jarak tertentu dalam waktu sesingkat singkatnya. Berikut tipe tipe kecepatan:
  • Kecepatan Siklis, Jika pergerakan merupakan pengulangan suatu bentuk keterampilan yang sama, biasanya digunakan untuk menempuh jarak tertentu dalam satuan waktu yang kecil, contoh dari kecepatan ini adalah berlari, berenang, dan bersepeda.
  • Kecepatan asiklis, jika pergerakan merupakan keterampilan yang berbeda beda dan berubah ubah sesuai dengan tujuan keterampilan tersebut, biasanya dilakukan dalam permainan dan penggunaan berbagai peralatan.
  • Kecepatan reaksi, jika pergerakan dilakukan sebagai tanggapan atas rangsangan yang diberikan dan dilakukan dengan segera. Contoh mudah dari dalam kecepatan ini adalah tendangan balasan dalam tarung pencak silat.

6. Kelincahan (Agility)

Kelincahan adalah kemampuan tubuh untuk merubah posisi tubuh mengatasi rintangan dalam waktu yang singkat. Kelincahan merupakan perpaduan antara, kecepatan, kelentukan bahkan kekuatan.

7. Keseimbangan (Balance)

Keseimbangan dapat diartikan sebagai kemampuan tubuh untuk mempertahankan dan menjaga posisi tubuh pada satu point (titik). Keseimbangan secara biomekanis sangat dipengaruhi oleh luasnya bidang tumpu, namun disisi lain juga dipengaruhi oleh sistem syaraf dan panca indera.

8. Kordinasi (Coordination)

Kordinasi adalah kemampuan untuk menggerakkan anggota tubuh bersamaan dengan padu badan. Kemampuan kordinasi sangat mendukung kemampuan penguasaan keterampilan dasar gerak. Kordinasi meliputi, mata-kaki, mata-tangan, dan sebagainya.

Manfaat Kebugaran Jasmani

Ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh teman-teman apabila secara rutin melakukan latihan kebugaran ini, diantaranya adalah:
  1. Mempertahankan dan meningkatkan taraf kebugaran jasmani.
  2. Mengadakan koreksi terhadap kesalahan sikap dan gerak.
  3. Membentuk postur tubuh.
  4. Masa pemulihan setelah bekerja keras lebih cepat.
  5. Memberikan rangsangan terhadap pertumbuhan, khususnya pada anak.
  6. Mampu melakukan aktivitas dalam jangka waktu yang lama.
  7. Peningkatan dalam kemampuan sirkulasi dan kerja jantung .
  8. Peningkatan dalam kekuatan, stamina, kecepatan dll.
Demikianlah informasi seputar pengertian kebugaran jasmani dan juga komponennya, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih.

Pengertian Kebugaran Jasmani Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ikbal H

0 komentar:

Post a Comment