Penjaskesrek

Blog ini Berisi Informasi Seputar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang Cocok untuk Semua Kalangan.

Sarana dan Prasarana Olahraga Panahan

Panahan adalah salah satu cabang olahraga yang menggunakan busur dan anak panah. Dalam permainan ini, setiap pemain harus mampu menembakkan anak panahnya mengenai sasaran yang telah ditentukan.

Panahan

Sarana dan Prasarana Panahan

Sarana dan prasarana merupakan penunjang utama yang wajib ada jika harus melaksanakan sebuah kegiatan, termasuk dalam cabang olahraga panahan. Dalam pembahasan kali ini, kami akan membahas sedikit mengenai sarana dan prasarana panahan. Semoga bermanfaat.

Lapangan

Lapangan untuk berolahraga panahan merupakan lapangan terbuka yang khusus. Dibuat berjalur-jalur selebar 5 meter, dan terpisah antara untuk pria dan wanita.

Tiap jalur ditandai dengan tiang pasak yang bernomor. Dilengkapi dengan penjelasan, jarak tembak pria 90 m, 70 m, 50 m, dan 30 m. Jarak tembakan wanita mulai dari 70 m, 60 m, 50 m, dan 30 m.

Busur Panah

Busur panah yang sering dipakai terbuat dari fiberglass, karena lebih kuat dan tidak mudah patah. Tetapi dalam kejuaraan sering dipakai busur yang berlapisan fiberglass dan kayu. Tidak ada ukuran resmi, bebas tergantung kepada pemakainya. Dengan berat tidak lebih dari 14 kg.

Berikut adalah bagian-bagian dari busur:

  • Arrow rest= sandaran panah, sebagai landasan panah take off dari busur. Sandaran panah ini biasanya dibuat dari bahan plastik atau bulu.
  • Arrow plate= pelat panah, yaitu sepotong pelat tempat arrow rest menempel pada jendela busur. Arrow plate atau arrow rest ini pada jenis panahan Ronde Tradisional tidak boleh dipergunakan.
  • Bow handle= pegangan busur, yaitu bagian yang ada pada bagian tengah busur tempat pegangan ini biasanya terbuat dari kayu, dan bentuknya beraneka ragam
  • Bow limbs= yaitu dahan-dahan busur/bagian yang bekerja yang memberi pantulan. Terdiri dari dahan bagian bawah. Pada busur buatan luar negeri, bagian ujungnya biasanya dibuat lengkung atau agak lengkung, yang maksudnya agar daya pantul busur lebih kuat, dan dibuat dari bahan fiberglass. Sedang untuk busur jenis Tradisional, dahan busur dibuat dari bahan bambu, dan biasanya ujungnya biasa-biasa saja.
  • Bow Notch= tekik-tekik busur tempat mata tali busur. Tekik-tekik busur harus dibuat cukup dalam agar mata tali busur dapat nyantol kencang di dalamnya.
  • Bow sling= bandul busur, fungsinya agar busur tidak terlempar atau jatuh pada waktu melepaskan panah.
  • Bow sight (visir)= yaitu alat pengincar atau pembidik. Pada jenis panahan Tradisional, alat ini tidak boleh dipergunakan.
  • Stabilizer (stabilisator)= alat ini tidak mutlak dibutuhkan. Berfungsi untuk meredam getaran-getaran yang timbul pada saat melepaskan anak panah. 
  • Tali busur (string)= tali busur sebaiknya dibuat dari bahan yang kuat, tahan lama serta tidak dapat mengembang atau menyusut. Tali busur ini berfungsi sebagai pendorong dan sekaligus sebagai penyalur kekuatan yang dihasilkan oleh sabetan busur. Bahan yang cukup baik adalah yang dibuat dari katun juga diberi dacron, dan terakhir dengan bahan kevlar. Tali busur ini terdiri dari bagian-bagian
    • Mata tali busur(bow string loop), yaitu tempat memasukkan ujung busur.
    • Pencium (kisser atau lip button); tempat tali busur ditempatkan pada bibir.
    • Nocking poin: tempat nock anak panah diletakkan. Tempat nocking poin ini sejajar dengan sandaran panah.
    • balutan tali (string serving), yaitu bagian tengah tali busur (kira-kira sepanjang 15-20 cm)yang dibalut dengan tali agar tali busur terhindar dari aus yang disebabkan oleh gesekan-gesekan dengan pelindung jari dan pelindung lengan. Anak panah pada umumnya dibuat dari pipa aluminium atau fiberglass dengan bulu kalkun sebagai keseimbangannya. Ujung panah terbuat dari baja yang tajam. Berat keseluruhan tidak boleh lebih dari 28 gr.

2. Anah Panah

Anak panah dengan mutu baik dibuat dari bahan aluminium. Tetapi anak panah yang dibuat dari bahan aluminium hanya digunakan untuk jenis panahan Ronde FITA, dan tidak boleh dipergunakan untuk Ronde Perpani dan Ronde Tradisional.


Untuk kedua jenis terakhir, karena bahan harus dibuat dari dalam negeri, maka terbuat dari bambu atau kayu. Bagian-bagian dari anak panah, antara lain:
  • Bulu (vanes): ada yang terbuat dari plastik, tetapi ada juga yang terbuat dari bulu unggas.
  • Garis warna (crest): yaitu bagian dekat bulu panah, biasanya dicat beraneka warna sesuai dengan selera pemanah masing-masing. Fungsinya sebagai tanda pengenal di empunya panah, disamping juga untuk semakin memperelok panah.
  • Nok (nock): yaitu ekor anak panah tempat tali busur dimasukkan. Nok ini baiknya terbuat dari plastik.
  • Bedor (point atau pile): ujung panah.
  • Gandar panah (shaft), yaitu badan anak panah. Biasanya terbuat dari aluminium dan untuk panahan tradisional terbuat dari bambu atau kayu.

3. Alat-alat Perlengkapan Lainnya

  • Pelindung Lengan (arm guard): biasanya terbuat dari bahan yang tebal dan kaki, alat ini berfungsi melindungi lengan dari gesekan dengan tali busur.
  • Tab atau glove: yaitu pelindung jari-jari tangan kanan (tangan tembak). Tab sebaiknya dibuat dari bahan kulit yang agak tebal yang tidak mudah rusak.
  • Quiver: kantung tempat menyimpan busur. Ada dua jenis yaitu kantung yang dicantelkan di pinggang (back quiver) dan kantong yang ditancapkan di tanah (ground quiver).
  • Target atau sasaran biasanya terbuat dari jerami, bagian permukaan terbuat dari kertas, kain atau bahan lunak lainnya. Target yang umum berlaku di dunia internasional. Sasaran ini ditancapkan dalam posisi miring 15 derajat, dan tinggi titik pusat lingkaran (target dace) 1,30 m diatas tanah.

4. Sasaran/target Face


Sasaran Panahan

  • muka sasaran/target face berbentuk lingkaran yang dibagi dalam 5 zone. Tiap zone sama lebarnya, dan diberi warna masing-masing berturut-turut: kuning, merah, biru muda, hitam dan putih, dimulai dari pusat sasaran. Tiap zone tersebut dibagi lagi menjadi dua daerah yang sama lebarnya oleh sebuah garis lingkaran.
  • target face tersebut ditempelkan pada selembar karton.
  • kemudian target face ditempelkan pada bantalan. Bantalan minimal berukuran 82 cm untuk target face ukuran 80 cm, dan minimal 124 cm untuk target face ukuran 122 cm.
  • sasaran yang dipergunakan:
    • sasaran ukuran 122 cm dipergunakan untuk jarak 90-70-60 m.
    • Sasaran ukuran 80 cm dipergunakan untuk jarak 50-40-30 m.

Cara Bermain Olahraga Panahan

Sewaktu menarik anak panah ke belakang, lengan kiri didorong keluar. Posisi tangan lurus ke depan, hingga jari-jari yang menarik anak panah sejajar dengan sudut mulut. Tapi jangan memutar jari di sekeliling tali.

Pendangan harus benar-benar menuju pusat sasaran. Bagi pemanah pemula tangan berada di bawah titik pandang pusat sasaran. Bila jarak sasaran 9-12 meter, tangan harus sejajar dengan pusat sasaran. Jika bidikan sudah tepat pada pusat sasaran, bukalah jari untuk melepaskan anak panah.

Setiap pemain tegak berdiri, melepaskan 3 anak panah. Kemudian kembali ke belakang garis tunggu sementara kelompok lainnya beraksi. Waktu melepaskan panah tersebut memakan waktu sekitar 2,5 menit dari mulai melangkah.

Di dalam pertandingan beregu, setiap tim biasanya terdiri dari 3 orang. Setiap pemain memperoleh 3 anak panah, barulah memperoleh nilai.

Para pemanah hendaknya menggunakan sarung tangan yang terbuat dari plastik untuk melindungi atau mencegah tali mengenai lengan. Dilengkapi degan kantong anak panah, terbuat dari kulit diletakkan di sisi atau belakang pemanah.

Perlengkapan lain adalah kacamata dan teropong untuk melihat jatuhnya anak panah setelah dilepaskan.

Penilaian

Penilaian dilakukan setelah pemanah melepaskan 6 anak panah menuju sasaran. Setiap pemanah akan melakukan 4 sampai 24 kali putaran, atau melepaskan 24 sampai 144 anak panah.


Pemanah akan dinilai sesuai dengan jatuhnya anak panah pada targetb atau papan sasaran, dimana nilai diperoleh sesuai dengan zona yang dikenai.

Setelah panah dicabut, bekasnya akan diberi tanda untuk dicatat oleh pencatat nilai. Pemanah yang berhasil memperoleh point terbanyak akan keluar sebagai pemenang.
Penilaian perkenaan anak panah adalah sebagai berikut:
  • kuning bagian dalam 10, dan bagian luar 9.
  • merah bagian dalam 8, dan bagian luar 7.
  • biru muda bagian dalam 6, dan bagian luar 5.
  • hitam bagian dalam 4, dan bagian luar 3.
  • putih bagian dalam 2, dan bagian luar 1.
Itulah informasi seputar sarana dan prasarana olahraga panahan, semoga bisa memberikan manfaat bagi kita semua. Sekian dan terima kasih.

Sarana dan Prasarana Olahraga Panahan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ikbal H

0 komentar:

Post a Comment