Penjaskesrek

Blog ini Berisi Informasi Seputar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang Cocok untuk Semua Kalangan.

Tes Kebugaran Jasmani Untuk Kanak-Kanak

Kebugaran jasmani merupakan kemampuan seseorang melakukan suatu aktivitas tanpa merasakan lelah yang berlebihan. begitulah kurang lebih pengertiannya. lantas seperti apa melakukan tes kebugaran jasmani tersebut? tentu setiap jenjang umur berbeda cara pelaksanannya dikarenakan kondisi fisik dan fisiologi yang berbeda. 

Berikut ini adalah contoh bagaimana cara melakukan tes kebugaran jasmani untuk kanak-kanak. 

Tes Kebugaran Jasmani Untuk Kanak-Kanak

Tes kebugaran jasmani  untuk murid Taman Kanak-Kanak laki-laki dan perempuan merupakan rangkaian tes yang terdiri dari enam item tes. Yaitu;
  • Memindahkan beban 2 x 10 kg;
  • Lompat kanguru 2 x 10 meter;
  • Lari bolak balik 4 x 10 meter;
  • Lari zig-zag 2 x 10 meter;
  • Menilai balok titian 3 meter;
Tujuan dari Tes Kebugaran Jasmani ini adalah untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani murid-murid Taman Kanak-Kanak laki-laki dan perempuan.

Prosedur Pelaksanaan Tes

Tes kebugaran jasmani untuk murid taman Kanak-Kanak ini merupakan serangkaian tes. Oleh karena itu, tes ini harus dilaksanakan dalam satuan waktu yang berkesinambungan.

Dalam pelaksanannya tes ini harus berurutan dengan urutan sebagai berikut;
  1. Memindahkan beban,
  2. Lompat kanguru,
  3. Lari bolak-balik,
  4. Lompat terobos,
  5. Lari zig-zag,
  6. Meniti balok titian,
Beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan tes adalah;
  1. Tes ini bagi anak-anak sangat melelahkan. Oleh karena itu, peserta harus benar-benar dalam keadaan sehat dan siap untuk mengikuti tes.
  2. Harus sudah makan sedikitnya 2-3 jam sebelum mengikuti tes ini.
  3. Sebaiknya memakai pakaian olahraga yang sesuai.
  4. Testi harus benar-benar mengerti dan memahami cara melakukan masing-masing item tes.
  5. Testi harus melakukan semua item tes dan apabila salah satu dari item tes itu tidak dapat dilaksanakan, maka tes dinyatakan gagal.
  6. Sebelum tes dimulai, tester diharap memberikan pemanasan secukupnya.
  7. Perpindahan dari item tes yang satu ke item tes berikutnya, harus dilakukan secepat mungkin.
  8. Tester memberikan contoh gerakan masing-masing item tes dan memberikan kesempatan kepada testi untuk mencoba sebelum memulai tes yang sebenarnya.
  9. Lebih baik kalau setiap tes menggunakan nomor dada.

Tes Kebugaran Jasmani

1. Memindahkan Beban

Memindahkan beban dengan berat 2 kg sebanyak sepuluh kali dan jarak yang harus ditempuh sejauh dua meter. Tujuan tes ini adalah untuk mengukur kecepatan dan daya tahan. Tes ini memerlukan:
  1. Tempat yang datar dan tidak licin,
  2. Stopwatch,
  3. Formulir dan alat tulis,
  4. Setiap testi memerlukan kantong plastik dan bangku,
  5. Setiap testi memerlukan kantong plastik berisi pasir dengan berat sebanyak 2 kg sebanyak 10 buah. 
Keranjang plastik yang berisi kantong pasir diletakkan di lantai belakang ujung garis (yang 2 meter) sedangkan keranjang kosong diletakkan di atas bangku yang berada di belakang ujung garis yang lain. Pada aba-aba ‘’siap’’,peserta berdiri di samping bangku yang di atasnya ada keranjang kosong. Ada aba-aba ‘’ya’’ peserta lari ke arah keranjang yang berisi 10 kantong pasir, kemudian memindahkannya ke keranjang kosong satu per satu sampai habis.

Kalau beban dilemparkan atau ditaruh di luar keranjang atau membawa lebih dari satu kantong pasir maka testi harus diulang lagi. Pengukuran waktu mulai dari aba-aba “ya” sampai dengan testi menaruh beban yang kesepuluh (yang terakhir) dan dicatat dalam formulit tes sampai seratur detik.

2. Lompat Kanguru

Tes ini dilakukan dengan jarak 2 x 10 meter. Tujuan dari tes ini adalah untuk mengukur kelincahan, daya tahan dan daya ledak otot. Tes ini memerlukan:
  1. Tempat yang datar dan tidak licin sejauh 10 meter yang pada kedua ujungnya diberi batas yang jelas
  2. Stopwatch untuk mengukur waktu
  3. Formulir isian untuk mencatat hasil.
Sikap awal testi berdiri di belakang garis pemberangkatan (garis start) dengan kedua kaki rapat. Pada aba-aba “siap” testi menekuk kedua lututnya, dan pada aba-aba “ya” testi melompat-lompat dengan kedua kakinya secepat mungkin menempuh jarak 2 x 10 meter. Tes diulang apabila testi mencuri start , lompatannya tidak sempurna (tidak dengan kedua kakinya) atau menganggu testi yang lain. Pengambilan waktu dimulai dari aba-aba “ya” sampai testi melintas garis akhir (2 x 10 meter) dan dicatat dalam formulir isian sampai seratus detik.

3. Tes Lari Bolak-Balik 4 x 10 Meter

Tes ini beryujuan untuk mengukur kelincahan dan kecepatan dalam mengubah arah. Alat dan perlengkapan yang diperlukan adalah:
  1. Lintasan lari atau tanah yang datar dengan jarak 10 meter dan kedua ujungnya dibatasi oleh garis lurus. Pada kedua ujung lintasan dibuat setengah lingkaran dengan jari-jari 30 cm. 
  2. Stopwatch untuk mengukur waktu,
  3. Balok kubus dengan ukuran 5 x 5 x 5 cm3, setiap lintasan 2 kubus,
  4. Formulir isian untuk mencatat hasil dan alat tulis.
Sikap awal, testi berada di belakang garis pemberangkatan. Pada aba-aba “bersedia” testi ambil ancang-ancang dengan salah satu ujung kakinya sedekat mungkin dengan garis pemberangkatan. Pada saat aba-aba “siap” diberikan, testi mengambil sikap start berdiri siap untuk berlari. Pada aba-aba “ya” testi berlari secepat mungkin menuju ke tempat balok untuk mengambil dan memindahkan balok pertama ke tempat start dan diletakkan di dalam batas setengah lingkaran. Kemudian kembali lagi untuk mengambil dan memindahkan balok yang kedua ke tempat start dan ditaruh di dalam batas setengah lingkaran.

Tes dapat diulang apabila balok tidak diletakkan tetapi dilemparkan, atau kalau balok diletakkan di luar garis batas setengah lingkaran. Pengukuran waktu dilakukan sejak mulai aba-aba “ya” diberikan sampai dengan pada saat balok kayu kedua diletakkan. Pencatatan waktu pada formulir isian harus sampai per seratus detik.

4. Lompat Lari Terobos 2 x 10 meter

Tes lari lompat terobos ini menempuh jarak 2 x 10 meter dan tujuannya untuk mengukur ketangkasan dan kelincahan anak. Tes ini memerlukan beberapa alat dan perlengkapan, seperti;
  1. Lintasan lari atau tempat datar dan tidak licin sepanjang 10 meter
  2. Tiang pancang dengan tinggi 1 setengah meter
  3. Tali plastik
  4. Stopwatch untuk mengukur waktu
  5. Kapur untuk lintasan
  6. Rintangan terobosan terbuat dari triplek, dengan lebar 0,75 meter, panjang 3 meter dan tinggi dari lantai/tanah 0,50 meter
  7. Palang lompat, panjang 0,8 meter
  8. Formulir isian dan alat tulis.
Sikap awal testi, berdiri di belakang garis pemberangkatan. Pada aba-aba “siap” testi mengambil sikap start berdiri di belakan garis pemberangkatan. Pada aba-aba “ya” testi secara berturut-turut melakukan lari dengan jarak 1 ½ meter kemudian lari lagi dengan jarak 2 meter, kemudian melompati rintangan lagi dengan ketinggian 20 cm dan lari lagi dengan jarak 1 ½ meter.

Setelah itu menyentuh tanda batas (tiang bendera), kemudian kembali lagi menuju garis pemberangkatan dengan melakukan gerakan yang sama. Pengukuran waktu dilakukan sejak saat aba-aba “ya” diberikan sampai dengan testi melewati garis akhir. Hasil yan dicatat adalah waktu yan dicapai testi sampai per seratus detik.

5. Lari Zig-Zag 2 x 10 meter

Tes lari zig-zag dengan jarak tempuh 2 x 10 meter bertujuan untuk mengukur kecepatan dan kelincahan anak. Alat dan perlengkapan yang diperlukan adalah:
  1. Lintasan lari atau tanah yang tidak licin berjarak 10 meter
  2. Tiang pancang setinggi 1 meter sebanyak 9 buah
  3. Stopwatch dengan untuk mengukur waktu
  4. Formulir isian dengan alat tulis
Sikap awal testi berdiri di belakang garis pemberangkatan. Pada aba-aba “siap” testi mengambil sikap start berdiri di belakang garis pemberangkatan. Pada aba-aba “ya” testi secara berturut-turut melakukan; lari lurus cepat dari garis pemberangkatan ke tiang pancang pertama dengan jarak 2 meter, kemudian lari zig-zag di antara tiang-tiang pancang yang berjarak 1 meter, kemudian terus lari mengitari tanda batas (tiang bendera), kemudian kembali lagi ke tempatb semula juga dengan lari zig-zag. Jarak tiang pancang yang terakhir ke tiang pancang sejauh 2 meter. Pengukuran waktu adalah sejak aba-aba “ya” diberikan sampai testi melewati garis pemberangkatan kembali. Pencatatan waktu sampai seratus detik.

6. Meniti Balok Titian 3 Meter

Tes ini meniti balok titian sepanjang 3 meter bertujuan untuk mengukur keseimbangan anak. Tes ini memerlukan alat dan perlengkapan seperti;
  1. Stopwatch
  2. Balok kayu panjang sekitar 3 meter, lebar 5 cm dan tinggi 20 cm,
  3. Formulir isian dan alat tulis
Sikap awal testi berdiri menghadap salah satu ujung balok titian. Pada aba-aba “siap” testi mengambil sikap berdiri de depan salah satu ujung balok titian. Pada aba-aba “ya” testi mulai berjalan di atas balok titian sepanjang 3 meter setapak demi setapak. Cara berjalan, seluruh tapak kaki harus mengenai balok titian (tidak boleh menjinjit). Tes dapat diulang apabila testi tidak dapat menyelesaikan tugasnya meniti balok titian sepanjang 3 meter. Pengukuran waktu dilakukan sejak ada aba-aba “ya” diberikan sampai testi menyelesaikan jarak sejauh 3 ,meter. Hasil yang dicatat adalah waktu yang dicapai oleh testi sampai per seratus detik.

Klasifikasi Tingkat Kebugaran Jasmani

Untuk mengklasifikasi tingkat Kebugaran Jasmani Taman Kanak-kanak laki-laki dan perempuan yang telah mengikuti tes Kebugaran Jasmani dipergunakan norma yang berlaku untuk laki-laki dan perempuan.

Tabel Klasifikasi Kebugaran

Cara Mengklasifikasi

Prestasi setiap item yang dicapai oleh anak yang telah mengikuti tes (dalam satuan waktu) merupakan hasil yang secara langsung dapat dipergunakan hasil yang secara langsung dapat diperguanakan untuk mengklasifikasikan tingkat kebugaran jasmani anak yaitu dengan cara menjumlahkan sejumlah prestasi yang dicapai dari keenam item tes tersebut. selanjutnya hasil dari penjumlahan tersebut menjadi dasar untuk menentukan klasifikasi atau kategori kebugaran jasmani anak.

Contoh Penggunaan Tabel Norma

Seorang anak bernama Amrullah, murid Taman Kanak-kanak TK Nurul Yaqin Sulawesi Selatan, telah mengikuti tes Kebugaran Jasmani dengan hasil sebagai berikut;

Contoh Tabel Kebugaran

Itulah informasi seputar Tes Kebugaran Jasmani untuk Kanak-kanak. Semoga bisa memberikan manfaat bagi kita semua. Salam olahraga.

Tes Kebugaran Jasmani Untuk Kanak-Kanak Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ikbal H

0 komentar:

Post a Comment